Kasarnya Perilaku Meghan Markle Sampai Bikin Orang Trauma

Daniel Ngantung - wolipop Rabu, 06 Mei 2020 11:52 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 11:  German FIrst Lady Elke Budenbender and Meghan, Duchess of Sussex look on from a balcony during the annual Remembrance Sunday memorial at the Cenotaph on Whitehall on November 11, 2018 in London, England. The armistice ending the First World War between the Allies and Germany was signed at Compiègne, France on eleventh hour of the eleventh day of the eleventh month - 11am on the 11th November 1918. This day is commemorated as Remembrance Day with special attention being paid for this year’s centenary. (Photo by Jack Taylor/Getty Images) Meghan Markle (Foto: Jack Taylor/Getty Images)
London -

Satu per satu kelakuan buruk Meghan Markle mulai diekspos oleh orang-orang yang pernah bekerja dengannya. Setelah dianggap bak diva, istri Pangeran Harry itu kali ini disebut punya perilaku yang sangat kasar sampai-sampai meninggalkan trauma.

Seorang videografer menjadi saksinya ketika terlibat dalam sebuah pemotretan bersama Meghan pada 2015 silam. Meghan kala itu masih dikenal sebagai bintang serial 'Suits' dan belum setenar seperti setelah menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris.

ROTORUA, NEW ZEALAND - OCTOBER 31: Meghan, Duchess of Sussex visits Te Papaiouru Marae on October 31, 2018 in Rotorua, New Zealand. The Duke and Duchess of Sussex are on their official 16-day Autumn tour visiting cities in Australia, Fiji, Tonga and New Zealand. (Photo by Tim Rooke - Pool/Getty Images)Meghan Markle telanjang kaki saat menghadiri sebuah acara dalam kunjungannya ke Selandia Baru pada 2018 silam. (Foto: Tim Rooke - Pool/Getty Images)


Videografer yang identitasnya dirahasiakan itu kaget dengan berbagai permintaan dan aturan dari tim Meghan Markle untuk pemotretan tersebut.

"Permintaannya banyak sekali. Kamu harus pakai jenis bunga tertentu, kamu tidak boleh merekam dia ketika sedang make-up, champagne yang dipakai untuk pemotoran juga tidak boleh murahan," kata videografer tersebut kepada Daily Mail, Senin (5/5/2020).

Namun, satu aturan yang menurutnya tak masuk akal adalah larangan untuk mengambil gambar kaki Meghan.

"Salah satu anggota tim saya, seorang pria yang sangat baik, sangat trauma di akhir pemotretan karena Meghan sangat kasar," katanya.

LONDON, ENGLAND - MARCH 07: Prince Harry, Duke of Sussex and Meghan, Duchess of Sussex arrive at the Royal Albert Hall on March 7, 2020 in London, England. (Photo by Eddie Mulholland-WPA Pool/Getty Images)(Foto: Eddie Mulholland-WPA Pool/Getty Images)


Menurut videografer tersebut, rekannya kala itu sedang mencoba merekam penampilan Meghan dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk stock shoot. Meghan dan timnya lalu marah saat kamera mengarah ke kakinya. "Ketika dia melakukannya, mereka langsung melihat dan mengusir rekan saya," kenanganya.

Mengamati perilaku Meghan itu, videografer itu sempat berpikir tidak akan pernah melihatnya lagi sebagai seorang figur publik. Maka betapa kagetnya ia saat mengetahui Pangeran Harry mengencani Meghan Markle.

"Meghan tidak pantas mendapat perhatian. Saya tidak mengaguminya dan saya terkejut dia biasa membuat pria lain terkesima," katanya.



Simak Video "Kate Middleton Kini Kerja Keras Bagai Kuda Usai Ditinggal Meghan"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)