Fakta dr Tirta, Influencer Sneakers yang Jadi Trending Serukan Bahaya Corona

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 25 Mar 2020 16:03 WIB
dr Tirta dr Tirta aktif kampanyekan pencegahan dan penyebaran virus Corona. Foto: Dok. Instagram @dr.tirta
Jakarta -

Nama dr Tirta kini tengah jadi perbincangan setelah muncul dalam acara ILC di TV One. Mengkritik Atta Halilintar hingga juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona, dr Tirta dikenal aktif menyerukan bahaya dan pencegahan virus Corona.

Sosok dr Tirta sendiri sebenarnya sudah akrab di telinga para pecinta sneakers. Dia dikenal sebagai sneakerhead dan influencer sneaker. Berikut ini fakta-fakta mengenai dr Tirta yang sejak virus corona semakin merajalela, aktif mengkampanyekan pencegahan agar COVID-19 tak semakin menyebar:

Dokter Sekaligus Influencer Sneakers

dr Tirta merupakan dokter lulusan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Pria kelahiran Surakarta 30 Juli 1991 itu populer di media sosial karena kecintaannya pada sneakers. Termasuk golongan sneakerhead, dr Tirta memiliki followers lebih dari 599 ribu.

CEO Shoes And Care

dr Tirta populer di kalangan pecinta sneakers setelah membuka usaha cuci sepatu. Dia merupakan CEO Shoes And Care, usaha cuci sepatu yang awalnya hanya dari kos-kosannya di Yogyakarta.Shoes And Care saat ini sudah memiliki 19 workshop yang tersebar di 9 kota di Indonesia.

[Gambas:Instagram]



Bisnis Cuci Sepatu untuk Cari Uang

Seperti dikutip dari situs Universitas Ciputra, dr Tirta mengatakan menjadi dokter adalah bentuk pengabdiannya pada masyarakat. Dan membuka bisnis cuci sepatu adalah caranya mencari uang. "Saya menjadi dokter adalah sebagai bentuk pengabdian diri saya bagi masyarakat, dengan ini saya merasa bisa menjadi berkat bagi orang lain. Namun untuk mencari uang saya mendapatkan dengan berbisnis. Shoes And Care ini adalah tempatnya. Saya memiliki passion di keduanya sehingga saya enjoy dalam menjalankan keduanya," ujarnya.

Agen Preventif Virus Corona

Kini saat virus Corona semakin merajalela, dr Tirta tak melupakan tugasnya untuk mengabdi pada masyarakat. Dalam video podcast yang juga tayang di YouTube Deddy Corbuzier, dr Tirta mengungkapkan dia terjun lagi ke dunia medis namun bukan sebagai dokter yang merawat pasien. "Aku memberikan info di sini kenapa aku terjun lagi memberikan edukasi, terjun lagi jadi agen preventif," ucap dr Tirta.

dr Tirta dan Deddy Corbuzier.dr Tirta dan Deddy Corbuzier. Foto: Dok. Instagram @dr.tirta

Terakhir Praktek Dokter 2018

dr Tirta tergerak untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan virus Corona setelah mengetahui dosennya di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada dirawat di rumah sakit karena menderita COVID-19. "Aku terakhir praktek tahun 2018. Aku alumni FK UGM. Pada waktu itu, aku dilema mau di-beasiswa-in sama dosenku, Prof Iwan," kata dr Tirta.

[Gambas:Instagram]

Perlu Pembiasaan Jika Kembali ke IGD

dr Tirta tak menampik banyak temannya yang memintanya membantu seiring semakin banyaknya jumlah pasien virus corona. Namun karena sudah lama tidak berada di IGD, dia harus melakukan pembiasaan lagi dan hal tersebut membutuhkan waktu tiga bulan. "Kalau gue balik, harus tiga bulan pembiasaan lagi di IGD, harus ikut prosedur, menunjukkan SIP lagi, sampai tiga bulan. Agen kuratif, penyembuhnya sudah dilakukan oleh teman gue," ujarnya. Agar tidak membuang waktu, temannya pun menyarankan dr Tirta menjadi agen preventif.

Aktif Kampanye Pencegahan Virus Corona

Tugas dari rekan-rekan dokternya itu pun benar-benar dijalankan dr Tirta. Pada halaman Instagramnnya terlihat dr Tirta aktif mengkampanyekan pencegahan virus Corona. Dia pun kini aktif mengirimkan donasi ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan.



Simak Video "Patricia Gouw Dibikin Kaget dengan Protokol Covid-19 di Luar Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)