Viral Curhat Ibu, Anak Jual Hand Sanitizer Rp 10 Ribu Per Pompa di Sekolah

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 13 Mar 2020 17:49 WIB
Closeup of a hand pouring sanitizer in the other, isolated on white background. Ilustrasi hand sanitizer. Foto: Getty Images/lightmax
Leeds -

Penyebaran virus corona telah membuat hampir semua orang di seluruh dunia kini berusaha menjaga diri dan tempat tinggal mereka untuk tetap bersih dan higienis. Hand sanitizer pun jadi salah satu barang yang dicari dan diminati sebagai salah satu pencegahan Covid-19. Hal tersebut membuat bocah remaja ini untuk melangkah lebih jauh dengan mengambil keuntungan bisnis lewat hand sanitizer.

Baru-baru ini seorang ibu dari Leeds, Inggris jadi viral setelah berbagi postingan Facebook tentang anaknya. Jenny Tompkins curhat bahwa anaknya yang berusia 13 tahun dipulangkan sebelum sekolah berakhir dan membuat dirinya kesal.



Pada postingan yang telah dibagikan 195 ribu lebih itu, Jenny menuliskan bahwa anaknya diusir dari sekolah karena menjual hand sanitizer per pompa seharga Rp 10 ribu. Jenny pun merasa sangat kesal dengan tingkah buah hatinya itu.

"Si 'kotoran' kecil ini baru saja dikeluarkan dari sekolah untuk sehari setelah tertangkap memungut bayaran 50p (sekitar hampir Rp 10 ribu) kepada siswa untuk hand sanitizer untuk melindungi diri mereka sendiri dari virus corona," tulis Jenny pada postingan yang telah disukai 217 ribu lebih itu.

"Sangat sulit mendisiplinkan perilaku ini ketika ayahnya menelepon dari tempat kerja untuk memanggilnya legend," imbuhnya


Sang anak telah menjual sekitar 18 pompa. Jenny pun mengungkapkan bahwa anak remajanya itu berhasil mendapatkan £ 9 atau sekitar Rp 167 ribu, dan lebih jauh tidak akan menghukum putranya.

"Dia membeli beberapa Doritos, dan sisanya ditabung untuk membeli kebab nantinya," cerita Jenny.



Simak Video "Mengenal Dimas Mangara Si Dada Jedak-Jeduk"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)