Virus Corona Merebak di Prancis, Deepika Padukone Batal ke Paris Fashion Week

Hestianingsih - wolipop Selasa, 03 Mar 2020 18:09 WIB
gaya deepika padukone Akibat virus Corona, Deepika Padukone batal hadir di Paris Fashion Week. Foto: Getty Images
Jakarta -

Virus Corona (COVID-19) membuat aktris India Deepika Padukone mengurungkan niatnya hadir di fashion show brand high-end di Paris Fashion Week. Melalui perwakilannya, wanita 34 tahun ini menyatakan batal datang ke show Louis Vuitton yang sedianya akan digelar pada Selasa (3/3/2020) malam waktu Paris, Prancis.

Bintang Bollywood ini memang menjadi salah satu selebriti internasional yang diundang menonton fashion show Louis Vuitton. Tapi karena kasus virus Corona yang merebak di Paris, ia terpaksa batal terbang dari New Delhi ke Paris.

"Deepika Padukone dijadwalkan pergi ke Prancis untuk menghadiri Show Fall Winter 2020 Louis Vuitton di Paris Fashion Week yang saat ini berlangsung tapi harus membatalkan perjalanannya karena berita yang menyebutkan epidemi virus Corona sudah masuk ke Paris," demikian pernyataan juru bicara Deepika Padukone, seperti dilansir Indian Express.


Sampai saat ini, Prancis mencatat ada 130 kasus positif virus Corona COVID-19 dengan tiga pasien meninggal dunia. Menteri Kesehatan Olivier Veran mengatakan prioritas Prancis sekarang adalah untuk mengendalikan penyebaran virus. Sebab, negara tetangganya Italia merupakan negara dengan kasus virus Corona terbesar di Eropa.

Bentuk upaya pencegahannya adalah melarang warga untuk 'cipika-cipiki' atau cium pipi kanan dan cium pipi kiri. Mereka juga mengimbau warganya untuk tidak berjabat tangan dan melakukan terlalu banyak kontak fisik.


"Pengurangan kontak sosial yang bersifat fisik sangat tidak disarankan. Termasuk dalam la bise ini," Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran, seperti dikutip dari New York Post.

Selain itu Prancis juga menutup Museum Louvre dan melarang setiap kegiatan publik dengan lebih dari 5.000 orang dalam ruangan tertutup. Secara global, virus Corona sudah menular ke lebih dari 88 ribu orang di lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia.



Simak Video "Intimate Wedding Jadi Tren Baru di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)