Curhat Pilu Mohamed Sinclair Setelah 2 Minggu Ashraf Sinclair Meninggal

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 02 Mar 2020 09:39 WIB
keluarga ashraf sinclair Foto: Instagram/@ashrafsinclair, @dida_sinclair
Jakarta -

Kehilangan seseorang yang disayangi tentu meninggalkan duka terdalam. Hal itu pun dialami oleh Mohamed Sinclair yang kehilangan putranya, Ashraf Sinclair untuk selama-lamanya. Dua minggu setelah Ashraf Sinclair meninggal, sang ayah berbagi cerita sedihnya di postingan Facebook.

Ayah Ashraf Sinclair menuliskan curahan hatinya pada Minggu (1/3/2020). Pada postingannya itu, Mohamed Sinclair berbagi foto Ashraf dan mencurahkan perasaannya tentang kehilangan sang putra.

"Sudah hampir dua minggu sejak kamu meninggalkan kami tiba-tiba, Ash. Tadi malam adalah tahlil terakhir, setidaknya sampai hari ke-40. Saya ditanyai di pemakamanmu bagaimana perasaan saya, saya bilang saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan saya secara baik," tulis Mohamed Sinclair.

"Tetapi bagaimana perasaan saya sekarang? Saya sebenarnya harus berhenti sebentar dan mencari lebih dalam untuk menjawabnya. Mati rasa. Saya dapat beraktivitas setiap hari, tetapi sebagian besar warna hidup saya hilang. Saya bisa tertawa, tersenyum, bercanda dengan teman dan keluarga, dan berpose untuk wefie di tahlil, tapi ini harus dilakukan. Senyumku tadi malam lebih dipaksakan dari biasanya," curhat ayah Ashraf Sinclair.

Kebersamaan Mohamed Sinclair dan Ashraf SinclairKebersamaan Mohamed Sinclair dan Ashraf Sinclair Foto: instagram @dida_sinclair



Mohamed Sinclair pun menceritakan bahwa ia sering tersentuh dengan apa yang dikatakan banyak orang tentang kebaikan yang dilakukan oleh Ashraf Sinclair. Bahkan ada orang yang mengirim ayah suami Bunga Citra Lestari itu surat yang indah dan menyentuh melalui email.

"Dia tidak mengenal Ashraf atau Bunga, tetapi dia mengenali rasa sakit seorang ayah yang kehilangan putranya dan dia meluangkan waktu untuk mengontak saya. Terima kasih. Saya sangat tersentuh dengan gerakannya, dan aksi banyak orang lain," jelas Mohamed Sinclair.



Meninggalnya Ashraf Sinclair secara tiba-tiba, karena serangan jantung pada 18 Februari itu juga membuat sang ayah memikirkan bagaimana kepedihan yang dirasakan oleh menantu dan cucunya. Meskipun ia sangat berduka, Mohamed Sinclair mendoakan yang terbaik untuk Ashraf Sinclair.

"Ashraf tersayang, kamu tiba-tiba pergi begitu saja dari kehidupan kami, dan kami sebagai teman dan keluarga berjuang untuk memahami hal itu. Meskipun kami berduka untukmu, kamu sekarang berada di luar jangkauan kami, ke tempat yang tak dapat kami gapai," terang ayah Ashraf Sinclair.

"Kamu ada dimana seharusnya kamu berada, dan kami tidak lagi bisa berbuat banyak selain berdoa untukmu, kecuali juga menahan rasa apapun yang seharusnya kami tahan, sampai seiring waktu hal ini menjadi lebih mudah dan kami dapat melalui dengan senyum bahagia, melihat kembali pada kenangan kita," tambahnya.



Mohamed Sinclair pun bersyukur atas semua yang telah Ashraf Sinclair lakukan selama 40 tahun. Ia juga telah menerima kenyataan kepergian Ashraf Sinclair sebagai kehendak dan rencana Tuhan.

"Aku terima hal ini sebagai kehendak Tuhan, namun selagi kamu di atas sana Ash, tolong pastikan kami juga dapat tempat yang menyenangkan untuk ketika waktu kami juga tiba, ya!," tutup Mohamed Sinclair.



Simak Video "Louis Partridge, Si Tewksbury yang Curi Perhatian di 'Enola Holmes'"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)