Dampak Megxit, Pangeran Harry dan Meghan Markle Pecat 15 Staf
Hengkangnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari Inggris ternyata membuat para stafnya kehilangan pekerjaan. Sebanyak 15 staf menjadi korban PHK Duke dan Duchess of Sussex.
Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan merumahkan para stafnya yang bekerja di London. Di antara 15 staf tersebut, terdapat beberapa karyawan yang memegang posisi penting.
Meghan Markle dan Pangeran Harry saat mengunjungi Cape Town, Afrika Selatan, pada September 2019. Tampak staf mereka ikut mendampingi. (Foto: Toby Melville - Pool/Getty Images) |
Salah satunya Fiona Mcilwham yang menjabat sebagai sekretaris pribadi. Ada pula sekretaris asisten komunikasi Marnie Gaffney.
Dikabarkan Daily Mail, para staf sebelumnya telah diinformasikan soal PHK tersebut pada Januari. Meksi diberhentikan, ada kemungkinan pihak kerajaan mempekerjakan sebagian dari mereka lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Facundo Arrizabalaga - Pool/Getty Images) |
Setelah mengumumkan mundur dari keanggotaan senior Kerajaan Inggris awal Januari lalu, Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih tinggal di British Columbia, Kanada, bersama putranya, Archie, walau belum bisa dipastikan secara permanen atau tidak.
Seorang sumber kepada People mengatakan, pasangan tersebut sempat mencari rumah di Los Angeles, California, AS. Besar kemungkinan keduanya akan menetap di kota tersebut. Baru-baru ini Pangeran Harry dan Meghan Markle mengunjungi Stanford University di California untuk membahas program amal mereka bersama para profesor di sana.












































Meghan Markle dan Pangeran Harry saat mengunjungi Cape Town, Afrika Selatan, pada September 2019. Tampak staf mereka ikut mendampingi. (Foto: Toby Melville - Pool/Getty Images)
(Facundo Arrizabalaga - Pool/Getty Images)