Wanita China Selamat dari Percobaan Perkosaan karena Ngaku Kena Virus Corona

Hestianingsih - wolipop Kamis, 06 Feb 2020 16:13 WIB
Ilustrasi pemerkosaan Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jingshan -

Virus Corona yang mewabah di China membuat banyak orang takut akan tertular. Bagaimana tidak, virus yang berpusat di Wuhan, provinsi Hubei, ini menyerang sistem pernapasan dan sejauh ini telah menewaskan 563 orang.

Namun ada sisi lain di balik heboh virus yang mematikan ini. Virus Corona justru jadi 'penolong' seorang wanita dari tindak kekerasan seksual.

Peristiwa itu terjadi di Jingshan, sebuah kota yang berdekatan dengan Wuhan. Pada Jumat (31/01/2020) lalu, rumah wanita yang hanya diketahui bernama Yi dibobol maling yang menggasak hartanya.

Tak hanya mengambil harta benda, maling yang diketahui bernama Xiao, juga masuk ke kamar Yi yang saat itu sedang sendirian di rumah. Saat mencoba memperkosanya, Yi berkata kalau dia salah satu korban yang terinfeksi virus Corona.


Dia berteriak, seperti dikutip dari Daily Mail, "Aku baru saja kembali dari Wuhan dan terinfeksi (virus Corona), makanya aku sendirian di rumah mengkarantina diri sendiri."

Yi juga dilaporkan berpura-pura batuk sembari mendorong Xiao yang mencoba mencekik dan membekap mulutnya. Setelah mendengar pengakuan palsu Yi, pria 25 tahun itu ketakutan dan langsung kabur. Nyawa Yi selamat, namun ia kehilangan uang tunai sebesar 3,080 yuan atau sekitar Rp 6 juta.

Sesaat setelah Xiao kabur, Yi langsung menelepon polisi yang langsung melakukan pencarian di daerah sekitar. Pencarian cukup sulit dilakukan sebab hampir semua warga memakai masker untuk melindungi diri dari virus Corona.


Namun pada Senin (3/02/2020), Xiao menyerahkan diri ke polisi dengan ditemani ayahnya. Dia mengaku bersalah dan kini berada dalam tahanan.

Jingshan merupakan salah satu kota di distrik Pingba, China. Jarak Kota Jingshan dan Wuhan terbilang dekat, bisa ditempuh dengan jalan darat selama tiga jam.



Simak Video "Self Quarantine, Olahraga Pakai Alat Rumah Tangga Saja!"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)