Ternyata Mantan Petinggi Go-Jek Ini Bermimpi Jadi Menteri Pendidikan

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 15 Nov 2019 08:56 WIB
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini

Jakarta - Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim mengejutkan publik ketika Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Jabatan tersebut rupanya juga menjadi impian Alamanda Shantika Santoso, rekan Nadiem sekaligus mantan Vice President of Technology GO-JEK.

"Dari kecil, aku sudah punya mimpi jadi menteri pendidikan. Pendikan memang adalah passion-ku sejak dulu," ungkap Alamanda saat acara pembukaan Generasi #BisaBanget Playspace persembahan Bear Brand di Senayan City, Jakarta, Kamis (14/11/2019).



Demi menggapai cita-cita tersebut, lanjut Alamanda, ia sempat ingin bekerja sebagai tenaga pendidik, bahkan sampai ke tingkat dosen. "Tapi ternyata jalannya nggak seperti itu," tambah perempuan 30 tahun itu.

Alamanda Shantika SantosoAlamanda Shantika Santoso Foto: detikINET/Adi Fida Rahman


Namun, Alamanda saat ini lega akhirnya bisa melakoni apa yang telah menjadi hasratnya selama ini. Hengkang dari Gojek pada 2016, ia mendirikan Binar Academy. Sekolah yang eksis sejak Maret 2017 ini memberikan sekolah gratis selama tiga bulan untuk melahirkan programmerberkualitas yang siap menghadapi dunia kerja.

Alamanda, yang sudah belajar coding dan programming pada usia 14 tahun, juga berkesempatan mengililingi Indonesia dan bertemu para anak muda dari berbagai penjuru negeri untuk berbagi inspirasi.

"Teknologi lah yang justru membawaku ke dunia pendidikan. This is the place where I'm passionate about," kata alumnus Universitas Bina Nusantara ini.

Di Generasi #BisaBanget Playspace, Alamanda berbagi pengalamannya sebagai milenial sukses. Seperti diceritakannya, menjadi seorang wirausahawan sebenarnya sudah dilakoni sejak usia 21 tahun.

Ayahnya kala itu terkena stroke sehingga tak dapat membiayai kuliah Alamanda. Situasi tersebut lantas memaksa dia untuk mencari cara demi menyambung hidup.

Berbekal bakatnya di dunia programming, ia lantas menerima jasa pembuatan situs. "Dulu, banyak temanku yang terjun ke bisnis fashion minta dibuatkan website," kenang Alamanda.



Baginya, selalu ada hikmah di balik segala sesuatu. Alamanda pun tersadar, bahwa situasi pelik yang pernah dialaminya itu menjadikan dia seperti saat ini. Seorang perempuan mandiri yang yang tahan banting dan pantang menyerah saat berkarya.

"Formula pertamaku untuk berhasil dalam hal karier, harus tahu dulu tujuan hidup kita. Bayangin kalau kita nggak punya purpose, gampang terombang-ambing ke kiri dan kanan. So, know yourself first," ungkap Alamanda saat ditanya kiat suksesnya.

Simak Video "Mantap! Limbah Paralon Disulap Jadi Miniatur Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(dng/agm)