Jadi Wayang, Ratu Kecantikan Malaysia Dituduh Lagi Contek Budaya Indonesia

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 09 Okt 2019 17:39 WIB
Miss Grand Malaysia 2019 Mel Dequanne Abar memakai kostum nasional bertema wayang kulit. Foto: Instagram Miss Grand Malaysia 2019 Mel Dequanne Abar memakai kostum nasional bertema wayang kulit. Foto: Instagram

Jakarta - Lagi dan lagi, pecinta kontes kecantikan Indonesia dan Malaysia berseteru karena kostum nasional. Kali ini Malaysia kembali dituduh mencontek budaya Indonesia karena Miss Grand Malaysia memakai kostum wayang kulit.

Miss Grand Malaysia 2019 Mel Dequanne Abar memakai kostum nasional bertema wayang kulit untuk berlaga di ajang Miss Grand International yang digelar di Venezuela. Malam final Miss Grand International 2019 yang juga diikuti wakil dari Indonesia, Sarlin Jones ini akan digelar pada 25 Oktober 2019 di Caracas, Venezuela.

Mel Dequanne Abar memamerkan foto dirinya memakai busana nasional yang disebut terinspirasi dari cerita rakyat klasik Malaysia itu ke akun Instagramnya. "The Storyteller of Classic Malay Sanskrit Costume," demikian Dequanne menulis pada keterangan fotonya.



[Gambas:Instagram]



Pada foto yang diunggah, ratu kecantikan 20 tahun itu tampak berpose memakai dress hitam yang dihiasi sabuk keemasan. Dia juga memakai sarung lengan yang dihiasi kain panjang bergambar wayang. Bergaya sambil memegang wayang di tangan kanan dan kirinya, Dequanne juga tampak mengenakan mahkota emas.

Melalui Instagram, pihak Miss Grand Malaysia juga mengumumkan mengenai kostum nasional Dequanne yang terinspirasi dari wayang kulit itu. "National Costume Miss Grand Malaysia 2019 @meldequanne "The Storyteller of Classic Malay Sanskrit - Chronicles of Seri Rama," tulis mereka.

Jadi Wayang, Ratu Kecantikan Malaysia Dituduh Lagi Contek Budaya IndonesiaMiss Grand Malaysia 2019 Mel Dequanne Abar memakai kostum nasional bertema wayang kulit. Foto: Instagram


Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kostum nasional ratu kecantikan Malaysia ini kembali jadi kontroversi di antara pecinta kontes kecantikan Indonesia. Ada yang menyebut bahwa kostum nasional Malaysia itu lagi-lagi mencontek budaya Indonesia.

"NEGARE MALAYSIA NEGARE MISKIN BUDAYA," tulis netizen. "kenapa hrs wayang tema nya.. Gak ada yg lainya apahh?" tulis netizen lainnya.

Tentu saja sindiran netizen Indonesia ini dibalas netizen Malaysia. Melalui Twitter seorang netizen Malaysia mencoba menjelaskan bahwa wayang meskipun sudah diakui UNESCO sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak Benda Warisan Manusia dari Indonesia, wayang kulit sebenarnya juga dikenal di berbagai belahan dunia seperti Rusia, Thailand, Cuba dan India.

"Tanah Melayu (Pantai Timur Malaysia), Siam (Thailand), Burma (Myanmmar), Jawa (Indonesia) dan rata² seluruh Asia Tenggara (malah Asia keseluruhannya) ada persamaan main Wayang Kulit tapi setahu saya kita punya bersusur galur dari Burma (Myanmmar). Bukan dari Jawa (Indonesia)," demikian kata netizen Malaysia.

Tuduhan mencontek ini bukan kali pertama terjadi pada ratu kecantikan Malaysia dan kostum nasional mereka. Miss Grand Malaysia 2018 Debra Jeanne Poh saat mengikuti ajang Miss Grand International 2018, Debra bergaya memakai crop top bermotif batik parang. Miss Supranational Malaysia 2018 Sanjna Suri mengenakan kostum nasional Srikandi untuk berkompetisi di grand final Miss Supranational yang digelar di Polandia. Dan Miss Grand Malaysia 2017 Sanjeda John, memakai kostum kuda lumping saat berkompetisi di Miss Grand International 2017.






Simak Video "Ivan Gunawan Siap Didik Wanita Indonesia Ikuti 'Miss Grand International'"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)