Salut! Kakak-Adik Buka Jasa Reparasi Sepatu Demi Uang Jajan Sekolah

Hestianingsih - wolipop Senin, 02 Sep 2019 11:04 WIB
Ilustrasi sepatu. Foto: iStock Ilustrasi sepatu. Foto: iStock

Palawan - Kerja keras dua kakak-beradik ini patut dijadikan contoh. Di tengah keterbatasan finansial mereka semangat mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Hebatnya lagi, keduanya bekerja tanpa mengorbankan waktu sekolah.

Kisah inspiratif ini datang dari Manuelita (13) dan Micko Borbon (12), murid yang bersekolah di Palawan National School, Puerto Princesa, Palawan, Filipina. Tidak seperti anak kebanyakan yang mendapat uang jajan dari orangtuanya, Manuelita dan Micko, harus bekerja dulu agar bisa mendapatkan uang untuk membeli makan siang di sekolah.

Setiap harinya, dua bersaudara ini berangkat pagi-pagi dan membuka 'lapak' di jalan, menawarkan jasa reparasi sepatu. Mereka akan bekerja dengan semangat memperbaiki sepatu pelanggan yang rusak, sampai terkumpul uang yang cukup, untuk membeli makan siang.


Foto: istimewa

Pekerjaan reparasi sepatu biasanya dilakukan keduanya sebelum pergi sekolah sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar. Selagi masih ada waktu, para ABG pekerja keras ini akan memperbaiki sepatu pelanggan sebanyak mungkin.

Seperti dikutip dari Elite Readers, Manuelita dan Micko mengaku, yang yang mereka kumpulkan dari reparasi sepatu lebih dari cukup untuk membeli makan siang. Uang tersebut juga digunakan untuk membiayai proyek sekolah.

Kemahiran mereka memperbaiki sepatu yang rusak ternyata datang dari orangtua, Emmanuel dan Mary Ann Borbon. Pasangan suami-istri ini juga menjalani usaha yang sama, sebuah tempat reparasi sepatu, di salah satu sudut kota Puerto Princesa. Manuelita dan Micko pun belajar dari memerhatikan cara-cara kedua orangtuanya membetulkan sepatu.
Foto: istimewa


Mary Ann bercerita kalau kehidupan ekonomi mereka memang sedang sulit karena belum memiliki rumah sendiri. Ia pun bangga begitu tahu anak-anaknya yang masih berusia sangat muda bisa mencari penghasilan sendiri.

Manuelita dan Micko sendiri mengaku tidak malu dengan apa yang mereka kerjakan untuk menyambung hidup. Keduanya yakin, usaha yang dilakukan saat ini akan berbuah manis di masa depan, karena telah berjuang demi sekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak.

Salut!

Simak Video "Fitria Manalu, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)