Pertama Kali dalam Sejarah, Wanita Autisme Ikut Ajang Ratu Kecantikan

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 10 Jun 2019 13:03 WIB
Foto: Instagram @rahelbarcellona Foto: Instagram @rahelbarcellona

Florida - Seorang wanita dengan autisme ini tengah berusaha untuk memecahkan rintangan dan stereotip di kontes kecantikan. Ia pun mencetak sejarah sebagai wanita pertama pengidap autisme yang ikut di ajang Miss Florida.

Rachel Barcellona adalah seorang junior di University of South Florida, dan akan menjadi kontestan pertama yang memiliki autisme. Ia akan berkompetisi pada 25 Juni mendatang untuk memperebutkan mahkota di Lakeland.

Seperti dikutip dari Fox13, Rachel baru berusia tiga tahun ketika orangtua-nya mengetahui ia didiagnosis berada di spektrum autisme. "Mereka dengan jelas mengatakan, 'dia (Rachel) tidak akan pernah punya teman, dia tidak akan berati apa-apa'," kenang Rachel.

"Tapi, ibuku berkata itu tidak benar!," imbuhnya.



Rachel Barcellona, wanita autisme pertama yang ikut ajang kecantikanRachel Barcellona, wanita autisme pertama yang ikut ajang kecantikan Foto: Instagram @rahelbarcellona


Kini, namanya menjadi pembicaraan publik sebagai penyanyi opera dan kontestan di ajang kecantikan. "Aku tidak ingin menjadi korban. Ini adalah bagian dari hidupku dan aku berpegang teguh pada itu," kata Rachel.

Miss Manatee River 2019 ini juga menambahkan bahwa mengikuti kontes kecantikan telah membantunya dengan keterampilan sosial, sesuatu yang bisa menjadi tantangan bagi mereka yang menderita autisme. Sederet prestasi pun telah diraihnya.

Rachel bahkan memukau penonton di Amalie Arena pada Maret 2019 ketika ia menyanyikan lagu kebangsaa sebelum pertandingan Tampa Bay Lightning. Pada bulan April, ia mendapat kesempatan untuk memberikan pidato di PBB untuk Hari Autisme Sedunia.

"Aku membawa pesan harapan. Itulah yang selalu kulakukan. Bahkan jika kamu memiliki cacat jenis apa pun, itu seharusnya tidak menghentikanmu dari mencapai impianmu," terang Rachel.

"Kami telah dibebani dengan penggambaran buruk ini bahwa orang-orang autis yang sangat cerdas, mereka jenius, atau mereka bodoh, mereka terobsesi. Penggambaran itu tidak menunjukkan kenyataan," ujarnya.



Saat bersaing untuk mendapatkan gelar Miss Florisa, Rachel mengungkapkan ia ingin membantu mempromosikan penerimaan dan integrasi orang-orang dengan autisme. "Seluruh misi saya adalah tentang memecahkan hambatan," jelas Rachel. (agm/kik)