Kim Kardashian Bantu Bebaskan 17 Napi dalam 3 Bulan

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 09 Mei 2019 07:43 WIB
Foto: Michael Loccisano/Wire Image Foto: Michael Loccisano/Wire Image

Jakarta - Kim Kardashian tampaknya tak ingin cuma dikenal dengan kehidupannya yang glamour. Beberapa waktu ini, ia diketahui sedang giat belajar untuk bisa menjadi seorang pengacara. Selain itu, belakangan Kim juga aktif dalam membantu kasus hukum. Dalam waktu tiga bulan ini, ibu tiga anak tersebut bahkan sudah membantu membebaskan 17 napi penjara.

Hal tersebut disampaikan pengacara Britanny K. Barnett dan MiAngel Cody yang mengonfirmasi keterlibatan Kim dalam pendanaan '90 Days of Fredom Campaign'. Kampanye tersebut membantu sejumlah napi kasus obat-obatan untuk mencari pengurangan hukuman, terutama mereka yang dihukum seumur hidup.

"Dia menggunakan wadahnya untuk menyoroti masalah ini. Dia sangat membantu kami dengan pekerjaan yang sudah kami sudah lama lakukan dan dia membantu kami memperkuat suara orang-orang yang terkubur hidup-hidup," kata Britanny dilansir Buzzfeed.

Keterlibatan Kim Kardashian dalam membantu napi mendapatkan keadilan dimulai sejak tahun lalu. Ketika itu, ia mengunjungi Gedung Putih untuk berbincang mengenai reformasi keadilan kriminal. Pertemuan tersebut diatur oleh penasehat senior Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner.

Britanny pun mengatakan jika Kim Kardashian benar-benar bersemangat dalam kampanye ini. Ketiga wanita itu pun berniat untuk saling membantu orang-orang yang seharus sudah tak menghabiskan waktu di penjara.

"Orang-orang keluar penjara ketika wanita-wanita berdaya bergenggaman tangan. Brittany dan aku bergenggaman tangan beberapa tahun lalu dan Kim datang dan menggenggam tangan juga. Ini mengenai menggunakan sumber daya apa yang kamu gunakan untuk menyinari ketidakadilan Amerika," kata MiAngel.

Kim dan rekan-rekannya berusaha untuk membebaskan lebih banyak napi yang dianggap berhak mendapatkannya. "Kami punya ratusan orang yang kami perlu bawa ke depan dan bantu bebaskan yang menjalani hukuman seumur hidup di bawah hukum yang sudah berubah tapi tidak menemui mereka untuk memberi bantuan,"tambahMiAngel.

(ami/ami)