Ogah Bayar Kelebihan Bagasi, Wanita Ini Pilih Pakai Baju Bertumpuk 4 Kg

Hestianingsih - wolipop Minggu, 21 Apr 2019 20:03 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Manchester - Mengenakan pakaian sesimpel mungkin saat bepergian dengan pesawat sangat disarankan agar penumpang merasa nyaman sepanjang perjalanan. Namun tidak bagi penumpang satu ini.

Natalie Wynn asal Manchester, Inggris, justru memilih pakai bertumpuk-tumpuk busana saat hendak terbang ke Canary Islands. Penyebabnya, karena ia ogah membayar kelebihan bagasi.


Natalie Wynn asal Manchester, penumpang yang memakai baju berlapis karena ogah membayar bagasi.Natalie Wynn asal Manchester, penumpang yang memakai baju berlapis karena ogah membayar bagasi. (Foto: Twitter)
Saat check-in di penerbangan Thomas Cook Airlines, petugas mendapati kalau barang bawaan di dalam kopernya kelebihan 4 kg. Akibatnya, Natalie harus membayar denda kelebihan bagasi sebesar USD 85 atau sekitar Rp 1,2 juta.

Ibu lima anak ini menolak membayar kelebihan bagasi sehingga ia melakukan trik untuk terhindar dari denda tersebut. Ia pun membuka koper dan mulai memakai pakaian bertumpuk-tumpuk di badannya.

Total ia memakai tujuh gaun, dua pasang sepatu, dua pasang celana pendek, satu rok dan satu kardigan. Berat pakaian yang ia kenakan mencapai 9 pon atau sekitar 4 kg.

Natalie memutuskan melakukan langkah ekstrem ini karena ia tidak membawa uang terlalu banyak. Bujet liburan Natalie sangat terbatas dan ia tidak ingin membuang uang hanya karena kelebihan bagasi.



"Aku tidak mau menggunakan uangku yang sedikit itu hanya agar aku bisa masuk pesawat. Aku benar-benar bilang, 'Tidak mau bayar', dan mulai memakai baju-bajuku," kata Natalie, seperti dikutip dari Aol.

Aksi Natalie ditanggapi dingin oleh petugas maskapai. Namun Natalie mengaku ia mendapat semangat dari penumpang lainnya.

"Ada orang-orang di sekitar kami yang bertepuk tangan karena setelah aku, temanku juga memutuskan melakukan hal yang sama karena bagasinya juga kelebihan," cerita dia.

Menanggapi aksi Natalie, maskapai Thomas Cook akhirnya mempertimbangkan untuk menambah kapasitas maksimal koper yang bisa dibawa ke kabin pesawat. Sebelumnya, kebijakan pesawat hanya membolehkan koper hand-carry seberat 6 kg untuk masuk kabin.

"Akhir bulan ini kami akan menaikkan batas maksimal koper kabin menjadi 8 kg. Semoga ini bisa membantu," demikian pernyataan dari Thomas Cook, dilansir People. (dtg/dtg)