Ratusan Ribu Fans 'Game of Thrones' Kursus Bahasa Fiktif High Valyrian

Hestianingsih - wolipop Senin, 15 Apr 2019 07:51 WIB
Daenerys Targaryen, salah satu karakter Game of Thrones. Foto: istimewa Daenerys Targaryen, salah satu karakter 'Game of Thrones'. Foto: istimewa

Jakarta - Musim ke-8 'Game of Thrones' jadi musim yang paling ditunggu-tunggu jutaan penggemar serial terpopuler HBO di seluruh dunia. Pasalnya, ini merupakan penayangan final yang menentukan nasib Jon Snow dan kawan-kawan.

Beberapa penggemar 'Game of Thrones' tampaknya ingin total menikmati serial yang musim finalnya akan tayang secara perdana malam ini (15/4/2019). Mereka pun mencoba belajar High Valyrian, bahasa fiktif di serial tersebut yang direka penulis George R.R. Martin.

High Valyrian digambarkan sebagai bahasa 'ningrat' dan sudah jarang dipakai. Bahasa ini sering digunakan secara khusus oleh Daenerys Targaryen, The Mother of Dragon, yang diperankan Emilia Clarke.


Ratusan Ribu Fans 'Game of Thrones' Kursus Bahasa Fiktif High ValyrianDaenerys Targaryen dan Jon Snow. Foto: Dok. HBO

Seperti dikutip dari Daily Mail, hampir 100 ribu orang di Britania Raya telah mendaftar untuk kursus High Valyrian lewat aplikasi belajar bahasa, Duolingo. Secara global, sudah ada 830 ribu orang yang daftar dialek ini dari berbagai dunia.

Kursus bahasa High Valyrian di 'Game of Thrones' dirancang oleh David Peterson, seorang ahli bahasa. David pula yang menciptakan bahasa tersebut untuk adaptasi TV serial fantasi nan epik itu.

Bahasa ini pertama kali diperkenalkan George R.R. Martin dalam seri bukunya 'Song of Ice and Fire'. Namun hanya sekitar 56 kata yang digunakan di sepanjang cerita novel dengan 5.000 halaman tersebut. Untuk versi TV, David membagi bahasa Valarian menjadi empat tata bahasa berdasarkan gender.
Ratusan Ribu Fans 'Game of Thrones' Kursus Bahasa Fiktif High ValyrianDaenerys Targaryen dan Jon Snow. Foto: Dok. HBO


"Hanya sedikit bahasa tersebut yang digunakan dalam buku ciptaan George R.R. Martin. Tadinya hanya ada 'valar morghulis yang artinya 'semua manusia harus mati', dan 'valar dohaeris' yang artinya 'semua manusia harus melayani'. Jadi aku menggunakan template itu, mendeskripsikannya dalam sistem verbal, sistem kata benda, dan membangunnya dari situ dan menjadikannya bahasa secara utuh yang bisa diterjemahkan," jelas David kepada CBS.

David yang telah menciptakan 'bahasa-bahasa' baru selama lebih dari sepuluh tahun juga merancang bahasa Dothraki, yang digunakan oleh suku Dothraki di 'Game of Thrones'. Lantas bagaimana para pemain 'Game of Thrones' bisa dengan lancar mengucapkan bahasa fiktif tersebut?

David menjelaskan bahwa mereka tidak perlu mempelajari bahasa tersebut dan artinya. Yang harus dilakukan adalah belajar bagaimana mengucapkannya dengan benar.

Tonton '#GameofThrones Rajai Trending Topic Dunia di Pemutaran Perdana' di sini:

[Gambas:Video 20detik]

(hst/hst)