Curhat Pengusaha Ganteng yang Kesulitan Cari Pacar untuk Rayakan Valentine

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 14 Feb 2019 14:32 WIB
Pria bernama Matthew Lepre tersebut bahkan mengaku kesulitan untuk mencari pasangan meski berpenghasilan Rp 1,6 miliaran per bulan.Foto: Instagram @matthewlepre Pria bernama Matthew Lepre tersebut bahkan mengaku kesulitan untuk mencari pasangan meski berpenghasilan Rp 1,6 miliaran per bulan.Foto: Instagram @matthewlepre

Jakarta -

Tak punya seseorang spesial untuk menghabiskan hari Valentine bersama? Tentu Anda tak sendirian. Seorang pengusaha muda berwajah tampan ini juga sendirian di hari kasih sayang. Pria bernama Matthew Lepre tersebut bahkan mengaku kesulitan untuk mencari pasangan meski berpenghasilan Rp 1,6 miliaran per bulan.

Di usia 26 tahun, Matthew Lepre bisa dikatakan sudah cukup sukses. Bergaji miliaran, pria asal Australia tersebut punya hampir memiliki segalanya. Sayangnya, Matthew belum juga menemukan wanita yang bisa mengisi hari-harinya. Menurut Matthew hal tersebut disebabkan karena dia terlalu sibuk dengan karier.

"Aku menghabiskan banyak waktu fokus pada karier profesionalku hingga aku berhenti fokus pada kehidupan pribadiku. Sekarang aku sudah stabil secara finansial, aku siap untuk menikah jika aku bertemu dengan wanita yang tepat," kata Matthew kepada Dailymail.

[Gambas:Instagram]


Matthew memang memulai karier sejak usia muda. Ia bahkan berhenti kuliah untuk melakukan tiga pekerjaan buruh. Hal tersebut dilakukannya untuk menafkahi sang ibu yang menjadi orangtua tunggal. Kini Matthew memiliki situs e-commerce di mana ia mendapatkan lebih dari AUD $120,000 atau sekitar Rp 1,6 miliaran per bulan.

Sekarang Matthew pun tak perlu bekerja keras dengan fisiknya. Selagi uang datang, ia bisa mendukung sang ibu secara finansial sekaligus keliling dunia. Meski begitu, tetap saja Matthew membutuhkan seseorang untuk merayakan hari Valentine.

[Gambas:Instagram]


"Sementara aku sukses dengan pekerjaanku, aku sadar kita akan segera merayakan hari Valentine dan aku ingin hubungan yang bermakna juga menjadi bagian kunci dari hidupku.

"Aplikasi kencan tidak memuaskan dan aku mencari pasangan yang ingin hubungan jangka panjang, seseorang yang aku bisa punya koneksi bermakna. Hingga sekarang, aku sudah dikenalkan dengan beberapa wanita melalui teman tapi belum menemukan wanita yang aku ingin habiskan waktu untuk sisa hidupku dan aku tidak tertarik berpacaran kalau tidak menuju ke suatu tempat," kata Matthew.

"Kencan idealku adalah piknik sore hari di pantai dengan sebotol sampanye, lalu pergi berenang bersama sebelum menikmati matahari tenggelam. Aku ingin mencari wanita yang ingin mengencaniku, dari pada rekening bank-ku. Aku sadar melalui kesuksesanku bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan atau cinta dan keluarga juga pasangan adalah seseorang yang berada di sampingmu untuk mendukungmu saat senang atau susah," tambahnya.

[Gambas:Instagram]


Selain kisahnya mencari pasangan, perjalanan karier Matthew juga menarik. Ia adalah seorang anak imigran yang membangun karier dari bawah. Untuk mencari kunci kesuksesan, ia menghabiskan banyak waktu menonton video dan membaca demi belajar dari pengusaha-pengusaha paling sukses di dunia.

Situs e-commerce sendiri Matthew menjual produkkecantikandanedukasional yang dipromosikan melalui iklan digital. Mathew juga telah mendirikan kursus training e-commerce untuk mengajarkan orang agar bisa sukses sepertinya.

(ami/ami)