3 Syarat Seseorang Bisa Disebut Model Profesional

Silmia Putri - wolipop Selasa, 04 Des 2018 17:33 WIB
Foto: Silmia Putri/Wolipop Foto: Silmia Putri/Wolipop

Jakarta - Seiring dengan perkembangan industri fashion Tanah Air, agensi model juga semakin banyak diminati. Kini, ada dunia modelling juga terbuka untuk wanita berhijab. Tak sedikit, para hijabers yang mulai bekerja sebagai model pemotretan hingga catwalk. Agensi model berhijab pun sudah bermunculan.

Okky Asokawati, pendiri sekolah model OQ Modeling mengungkap beberapa syarat seseorang bisa disebut sebagai model profesional. Menurutnya, jika ada model yang baru berjalan di catwalk satu dua kali, itu tidak bisa disebut sebagai model.



1. Bekerja lebih dari 5 tahun tanpa berhenti
"Skripsi S1 saya di psikologi menulis tentang model. Kriteria seseorang dikatakan sebagai model itu, satu dia sudah 5 tahun bekerja sebagai model. Tanpa jeda ya, kalau misalnya break dulu satu dua tahun itu tidak termasuk," tutur Okky kepada Wolipop di sela acara private trunkshow 'Pelangi Timur' di kawasan Jakarta Selatan, Senin (3/12/2018).

2. Menjadi model iklan sebanyak 5 kali
Syarat selanjutnya untuk bisa jadi model profesional adalah membintangi iklan sebanyak lima kali atau lima produk. Menjadi model iklan bisa bermacam-macam, bisa berupa model produk fashion atau model iklan TVC (Televisi Commercial).



3. Pernah tampil di luar negeri
Syarat ketiga menurut Okky Asokawati adalah model profesional harus pernah mewakili Indonesia tampil di luar negeri.

"Keluar negeri paling tidak dalam lima tahun itu tiga kali membawakan baju dari desainer Indonesia, baik dalam fashion show atau ajang serupa," tutur Okky.

Model profesional menurut Okky berarti sudah menjadikan dunia modeling sebagai mata pencahariannya. Jika belum memenuhi tiga syarat di atas, maka seseorang belum bisa disebut model profesional.


(sil/kik)