Kisah Inspiratif Wanita Dibully karena Punya Tahi Lalat di Seluruh Tubuh

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 25 Apr 2018 16:30 WIB
Lorena Bolanos. Foto: Instagram @lobolanos_
Queretaro - Banyak orang memiliki tanda lahir. Tapi, Lorena Bolanos lahir dengan beberapa tanda lahir besar hingga menutupi sebagian besar wajah dan tubuhnya. Ia pun kerap kali dibully selama masa kanak-kanak hingga remaja.

Saat remaja, wanita asal Meksiko ini merasa sangat tidak aman karena sering diganggu akibat tanda lahir yang menutupi tubuhnya itu. Ia pun memutuskan untuk menceritakan kisahnya setelah bertahun-tahun berjuang.

Lorena memiliki lebih dari selusin tanda lahir atau tahi lalat yang terbesar. Dikenal sebagai nevus melanositik kongential, tahi lalat itu menutupi sebagian besar tubuh Lorena.

Teman-teman Lorena mengolok-oloknya dan memanggilnya sebagai 'Dalmatian'. Ia pun diberitahu oleh teman sekelasnya bahwa Lorena harus bunuh diri karena penampilannya itu.

Baca Juga : Lahir dengan Tahi Lalat Sewajah, Transformasi Wanita Ini Bikin Pangling
Lorena BolanosLorena Bolanos Foto: Instagram @lobolanos_

Seperti dikutip dari Metro, wanita yang tinggal di Queretaro ini mengalami depresi berat selama tahun pertama di universitas. Ia merasa malu untuk memperlihatkan tanda lahirnya di depan umum sehingga ia menyembunyikannya dengan kaos lengan panjang dan syal meskipun cuaca panas.

Lorena mengungkapkan bahwa ia dapat mengatasi kesulitan karena berbagi pengalamannya di Instagram setelah melihat pengguna online menyalahkan wanita lain di Facebook tentang penampilannya. Seorang blogger kecantikan dipanggil oleh seorang pria tahi lalat yang menjijikkan.

"Saya berpikir, dia sangat cantik, bagaimana orang bisa berbicara dengan orang-orang seperti ini. Ini menginspirasi saya untuk mengambil foto tubuh saya sendiri mengenakan bikini dan mengunggahnya di Instagram," kata Lorena.

Postingan wanita berusia 24 tahun ini pun dengan cepat menjadi viral. Lorena kemudian diundang untuk mengikuti pemotretan tentang kampanye tubuh positif. Pada Maret kemarin, Lorena terbang ke Santa Monica untuk proyek tersebut.

Baca Juga : Wajah dan Tubuh Dipenuhi Tahi Lalat, Gadis Ini Ikut Kontes Kecantikan
Lorena BolanosLorena Bolanos Foto: Instagram @lobolanos_

"Ketika aku masih kecil, ibuku selalu berkata itu tidak masalah, 'kamu anak yang sehat hangan khawatir tentang itu'. Ketika saya mulai sekolah itu benar-benar mengerikan. Saya sangat tidak nyaman," jelas Lorena.

"Anak-anak akan menatapku dan mereka mulai memanggilku Dalmatian yang sangat menyakitkan dan kejam. Itu membuatku merasa sangat buruk tentang diriku sendiri. Saya akan pulang sekolah dan menangis bersama ibu saya. Ketika saya masih remaja, saya tidak memiliki hubungan. Saya tidak cukup percaya diri.Di sekolah menengah saya beruntung memiliki sekelompok teman yang sangat mendukung tetapi di sekolah menengah, semuanya berubah," cerita Lorena.

Lorena kini telah tumbuh menjadi percaya diri dan mengenakan pakaian apapun yang ia ingin kenakan. Tapi, ia juga harus melindungi kulitnya dari matahari untuk mengurangi kemungkinan lebih tinggi menderita kanker kulit.



Tonton juga video mengenai pendapat psikolog mengenai perilaku Bully:

(agm/agm)