Jadi Bridesmaid Dua Hari Berturut-turut, Wanita Ini Alami Hal Mengerikan

Anggi Mayasari - wolipop Selasa, 17 Apr 2018 17:15 WIB
Min Wenqing terpaksa harus kehilangan kakinya. Foto: Istimewa Min Wenqing terpaksa harus kehilangan kakinya. Foto: Istimewa

Wenzhou - Bridesmaids atau pengiring pengantin biasanya terdiri dari sahabat atau keluarga pengantin. Bridesmaids bukan hanya memakai gaun seragam khusus saja, tetapi juga memiliki peran dan tugas besar demi kelancaran acara pernikahan. Di China, bridesmaids memainkan peran kunci di seluruh proses, dari menyambut tamu di tempat pernikahan dan berpose untuk foto, serta menjaga minum dan makan pengantin wanta.

Seorang perempuan yang bernama Min Wenqing ditunjuk menjadi bridesmaid oleh dua sahabat dan keluarganya yang akan menikah dalam waktu berdekatan. Namun, nasib malang terjadi pada wanita asal Wenzhou, Sichuan ini karena kakinya harus diamputasi setelah ia menderita infeksi setelah jadi pengiring pengantin selama dua hari berturut-turut.

Dikutip dari Worldofbuzz, Min adalah pengiring pengantin untuk dua pernikahan berturut-turut, tetapi jatuh sakit pada hari kedua. Ia pun memutuskan untuk beristirahat sejenak, karena berpikir ia hanya lelah dari semua perayaan.

Baca Juga : Foto: 10 Inspirasi Gaun Bridesmaid dari Pernikahan Seleb Indonesia

Keesokan harinya, keluarga Min menyadari bahwa ada sesuatu yang tak beres dari tubuh Min. Wanita berusia 24 tahun ini mengalami shock yang ekstrem dan kejang-kejang selama lebih dari 10 menit.

Setelah mengunjungi salah satu dokter lokal, Min diresepkan obat untuk pilek dan flu. Namun, kondisinya memburuk keesokan harinya, bahkan ketika ia sudah meminum obatnya.
Kondisi Min WenqingKondisi Min Wenqing di rumah sakit Foto: Istimewa

Baca Juga : Ini Warna Baju Bridesmaid yang Akan Tren di 2018

Hingga akhirnya Min mulai muntah dan keluarganya membawa dirinya ke rumah sakit. Para dokter mendiagnosis Min dengan sembilan kondisi medis seperti miokarditis fulminan, sepsis, infeksi usus, dan disfungsi organ multipel.

Tak hanya itu, dokter juga menemukan infeksi serius di kaki kanan Min. Infeksi tersebut akibat luka yang disebabkan karena terlalu lama berdiri menggunakan sepatu hak tinggi. Bakteri menyebabkan infeksi masuk melalui nekrosis iskemik di tungkai bawah kananya.

Sayangnya, satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidup Min adalah dengan mengamputasi betis kananya. Operasi amputasi Min pun berhasil, tetapi ia belum pulih dari shock dan masih dalam tahap pemulihan.
(agm/agm)