Nyinyirin Top Model Dunia, Fashion Stylist Indonesia Ini Dibully Netizen

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 18 Feb 2018 13:27 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram

Jakarta - Mulutmu adalah harimaumu. Ungkapan itu nampaknya merupakan peringatan bagi setiap orang untuk berhati-hati dalam lisan. Seperti dialami fashion stylist Indonesia, Erich Al Amin yang dibully netizen karena mengomentari kekurangan fisik model internasional.

Pengarah busana langganan selebriti Tanah Air ini dipilih sebagai narasumber di sebuah majalah fashion Indonesia. Ia diminta untuk menuliskan perspektif penilaiannya ketika selebiriti atau model dunia memakai busana yang sama.

Nyinyirin Top Model Dunia, Fashion Stylist Indonesia Ini Dibully NetizenFoto: dok. Erich Al Amin

Erich pun memberikan penilaiannya dan membandingkan busana yang sama dikenakan oleh Jennifer Lopez dan model Victoria's Secret Devon Windsor. Fashion stylist yang kerap kali dipercaya oleh penyanyi Raisa ini meminta orang lain agar memberi makan Devon karena tubuhnya terlihat kurus ketika mengenakan gaun sheer hitam. Sementara itu, Erich memberikan penilaian yang baik dan memuji Jlo ketika mengenakan gaun yang sama dipakai oleh Devon

"Will somebody please feed her?!," ungkap Erich memberikan penilaiannya pada Devon.

Komentar Erich ini pun mendapat kritikan netizen. Banyak dari mereka menganggap bahwa penilaian Erich tersebut merupakan body shaming yang tak pantas untuk dilontarkan.
Nyinyirin Top Model Dunia, Fashion Stylist Indonesia Ini Dibully NetizenFoto: dok. Erich Al Amin

"Semoga orang yang pemikirannya begini makin berkurang lah," komentar netizen dengan nama Arha.n

"Malu maluin ngritik kok begitu. Model kan dari dlu famous tinggi langsing, kalau semohai model curvy marco marco noh desainer cancut para drag queen," tulis Eriana Minami

Tak hanya mendapat kritik dari netizen Indonesia. Perilaku Erich tersebut juga mencuri atensi model internasional lainnya yakni Nadine Leopold. Nadine mengkritik bahwa Erich membandingkan dua orang yang memiliki tipe tubuh berbeda, dan juga membuatnya sangat jengkel.

"Sangat mudah duduk di belakang komputer dan mengetik berbagai hal tanpa berpikir bagaimana efek yang ditimbulkan untuk orang lain. Devon adalah model pekerja keras yang tidak berarti tapi sehat. Kamu membandingkan dua orang yang memiliki tubuh sangat berbeda. Aku harap kamu tak pernah mendapatkan pengalaman menyakitkan dibully atau body shaming. Sangat menjengkelkan," tulis Nadine.
Nyinyirin Top Model Dunia, Fashion Stylist Indonesia Ini Dibully NetizenFoto: dok. Erich Al Amin

Sementara itu, Erich pun memohon maaf atas tindakan dan penilaiannya itu pada Devon. Sang model asal Amerika ini kemudian membalas permohonan maaf Erich lewat postingan Insta Stories-nya.

"Jangan khawatir, aku tak akan berubah karena apa yang orang katakan tentang tubuhku. Tapi, jika kamu mengomentari seseorang tentang berat tubuhnya dan meminta mereka untuk 'makan banyak' itu adalah contoh body shaming. Aku sama sekali tidak terpengaruh dengan komentar orang, tapi beberapa orang mungkin tak bisa mengatasi pengamatannya dan itu yang mengecawakanku," balas Devon.

"Untuk melatih pikiran Anda agar mencintai tubuhmu seperti apa adanya adalah sangat sulit tanpa menarik kepercayaan diri mereka. Setiap orang itu cantik," tambahnya.
(agm/agm)