Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Fabulist 2017

Wanita Bersisik Menang Kontes Kecantikan, Indonesia Juara Miss International

Eny Kartikawati - wolipop
Sabtu, 23 Des 2017 14:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA
Jakarta - Pada 2017 ini ada banyak kisah dari ajang kontes kecantikan dunia. Cerita seru pun datang bukan hanya dari kontes kecantikan populer seperti Miss Universe. Ada juga dari kontes kecantikan lokal yang memiliki kisah tersendiri.

Seperti kisah seorang hijabers yang mencetak sejarah di kontes Miss Maine USA hingga wanita down syndrome yang menjadi peserta kontes Miss Minnesota USA. Tak ketinggalan cerita unik dari seorang wanita dengan kelainan kulit, yaitu bersisik, yang berhasil menjadi ratu kecantikan.

Inilah berbagai peserta kontes kecantikan yang viral atau paling banyak dibicarakan sepanjang 2017:

Kára McCullough

Foto: AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA

Mei 2017 menjadi bulan bersejarah untuk Kára McCullough. Dia berhasil menjadi pemenang Miss USA 2017. Setelah menang, sosok Kara banyak dibicarakan karena dia ternyata bukan sekadar wanita cantik pemenang kontes kecantikan.

Wanita 25 tahun ini bekerja sebagai ilmuwan muda untuk U.S. Nuclear Regulatory Commission. Ia lahir di Italia dan dibesarkan di Virginia Beach, AS. Masuk ke jenjang kuliah, Kara mengambil studi ilmu nuklir di South Carolina State University. Pada malam final Miss USA 2017 yang digelar di Mandalay Bay Events Center, Nevada, Minggu (14/5/2017), Kara memukau juri dengan pemikirannya yang intelektual mengenai isu feminisme. "Sebagai wanita ilmuwan yang bekerja di pemerintahan, aku ingin mengubah konsep feminisme menjadi kesetaraan," ujar Kara.

Demi-Leigh Nel-Peters

Foto: Instagram

Pada 2017 ini, sosok Demi-Leigh Nel-Peters dua kali menjadi viral. Dia pertamakali menjadi perbincangan netizen ketika mengunggah foto di Twitter. Saat itu Nel-Peters yang baru saja menjadi pemenang Miss Afrika Selatan dikecam warganet karena memakai sarung tangan saat berinteraksi dengan anak-anak berkulit hitam yang mengidap HIV.
Nel-Peters dianggap bersikap rasis saat melakukan kegiatan sosial dan acara amal di sebuah dapur umum, Johannesburg, Afrika Selatan. Banyak netizen yang mengatakan bahwa ia takut untuk menyentuh anak-anak berkulit hitam yang terkena HIV sehingga Nel-Peters memakai sarung tangan untuk berinteraksi dengan mereka.

Namun Nel-Peters yang memiliki ras dari pernikahan campuran ini membantah tuduhan bahwa dirinya rasis dengan memposting sebuah video. Wanita berusia 22 tahun ini mengungkapkan bahwa ia dan relawan lainnya menggunakan sarung tangan di acara tersebut untuk alasan kebersihan dan menjaga kehigienisan saat memberikan makanan.

Beberapa bulan setelah peristiwa itu, nama Nel-Peters kembali bergaung ke seluruh dunia. Kali ini karena dia dinyatakan sebagai pemenang Miss Universe 2017.

Bailey Pretak

Foto: Facebook Bailey Pretak

Bailey Pretak, wanita asal Amerika Serikat tersebut berhasil terpilih jadi Miss Pennsylvania dengan kondisi kulit tubuh dan wajah yang bersisik parah. Meski dulu pernah di-bully, penyakit langka itu untungnya tak menghalanginya mewujudkan mimpi.

Bailey mengidap lamellar ichtyosis. Kondisi genetik langka tersebut menyebabkan kulitnya kering, pecah-pecah, hingga mengelupas. Sayangnya, penyakit yang menyerang satu dari 200.000 orang di dunia ini belum bisa disembuhkan. Karena kelainan tersebut, Bailey pun sempat ditindas dan dijuluki nama-nama kurang menyenangkan ketika kecil.

Tak menyangka bisa jadi pemenang kontes kecantikan, ternyata Bailey sukses meraih dua gelar ketika ikut Pure International Pageants. Pertama adalah Miss Pennsylvania dan setahun kemudian ia diberi gelar Miss Congeniality atas partisipasi dalam voluntir.

Souphaphone Somvichith

Foto: istimewa

Nama Souphaphone Somvichith jadi perbincangan publik pada September 2017. Wanita 20 tahun berparas cantik ini terpilih sebagai Miss Universe Laos dan mewakili negaranya di kompetisi Miss Universe 2017.

Kemenangan Souphaphone jadi istimewa, karena ia menjadi wanita pertama Laos yang ikut dalam kontes kecantikan Ratu Sejagad itu. Ini merupakan pertamakalinya dalam 65 tahun penyelenggaraan Miss Universe, Laos mengirimkan wakilnya untuk berkompetisi.

Souphaphone berprofesi sebagai model dan aktris. Ia kerap tampil dalam beberapa pemotretan majalah di Laos juga jadi model video klip. Saat ini, wanita berparas cantik itu mengenyam pendidikan di jurusan administrasi bisnis di Comcenter College.

Zoiey Smale

Foto: istimewa

Zoiey Smale tak pernah menyangka, gelar Miss United Kingdom yang telah diraih pada Juni 2017 terpaksa ia batalkan sendiri. Ibu satu anak ini rela melepaskan gelar Miss United Kingdom karena dirinya diharuskan diet ketat untuk turun berat badan sebanyak mungkin. Keputusannya melepas gelar yang diungkapkannya melalui Facebook ini pun menjadi viral.

Beberapa minggu setelah dinobatkan jadi Miss United Kingdom, Zoiey Smale mengisahkan dia mendapat telepon dari organisasi penyelenggara kontes kecantikan tersebut yang meminta dirinya diet ketat. Diet dilakukan sebagai bagian dari persiapannya menuju kontes kecantikan Miss United Continents di Ecuador.

Dikutip dari Elite Readers, Zoiey Smale dianggap memiliki tubuh yang gemuk. Ukuran baju Zoey sebenarnya tidak terlalu besar dan terbilang normal, yakni 10. Zoiey pun menolak mematuhi permintaan sang direktur dan memilih melepaskan mahkota kemenangannya. Menurutnya, itu bukanlah contoh yang baik bagi wanita lainnya.

Mikayla Holmgren

Foto: Instagram/Mikayla Holmgren


Ada yang beda di kontes kecantikan Miss Minnesota USA yang digelar November 2017 kemarin. Di tengah para peserta, muncul Mikayla Holmgren, perempuan dengan Down syndrome.

Mikayla Holmgren mengukir sejarah dengan menjadi perempuan Down syndrome pertama yang berlaga di sebuah kontes kecantikan. Meski mahkota Miss Minnesota jatuh ke tangan kontestan lain, perempuan 22 tahun itu tetap bersinar.

Tidak tanggung-tanggung, Mikayla Holmgren membawa pulang dua gelar sekaligus dari kontes yang digelar baru-baru ini. Gelar tersebut antara lain Miss Minnesota USA Spirit Award dan Director's Award.

Manushi Chhillar

Foto: Dok. Instagram/manushi_chhillar

Manushi Chhillar asal India terpilih menjadi Miss World 2017. Mahasiswa kedokteran itu memukau para juri dengan kepribadiannya. Dalam acara yang digelar di Sanya, China, November 2017 tersebut, Manushi membanggakan warga India. Pasalnya kemenangan Manushi adalah kemenangan keenam untuk India dalam kontes kecantikan ini. Apalagi Manushi merebut kembali mahkota Miss World setelah absen 17 tahun dari India. Terakhir kali, aktris Priyanka Chopra memenangkannya di tahun 2000.

Selain menjadi pemenang Miss World 2017, Manushi juga memenangkan kategori Head to Head Challenge dan Beauty with A Purpose. Untuk segmen Beauty with A Purpose, Manushi menyoroti masalah higienitas menstruasi para wanita di India. Sebelumnya ia mendatangi 20 desa dan memberi edukasi 5.000 wanita di sana mengenai tamu bulanan tersebut.

Hamdia Ahmed

Foto: Dok. Instagram @hamdia_ahmed

Setelah Halima Aden yang namanya melambung setelah mengikuti Miss Minnesota USA, kini ada hijabers lain yang mengikuti jejaknya. Hijabers bernama Hamdia Ahmed berani untuk mengikuti ajang kecantikan di Amerika yakni Miss Maine USA.

Hamdia disebut sebagai hijabers pertama yang pernah mengikuti Miss Maine USA. Ia pun dianggap mencetak sejarah karena tetap berjilbab dan mengenakan burkini selama kontes kecantikan tersebut berlangsung. Seperti Halima Aden, wanita asal Somalia itu ternyata juga besar di tempat pengungsi Kenya.

Kevin Lilliana

Foto: AFP PHOTO / Toshifumi KITAMURA

Kevin Lilliana sebagai perwakilan dari Indonesia berhasil meraih mahkota Miss International 2017 pada November 2017. Ini merupakan pertama kalinya Indonesia mendapatkan gelar juara Miss International.

Kevin menjadi pemenang setelah memberikan pidato mengenai Bhineka Tunggal Ika, dengan begitu memukau. "Bhineka Tunggal Ika adalah filosofi dari negara saya. berbedabeda tapi tetap satu jua. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keragaman budaya, bahasa dan kepercayaan. Itulah sebabnya aku sangat percaya dengan bersatu dalam keberagaman," demikian penggalan pidatonya.

Selain sebagai juara pertama, Kevin juga sukses memboyong penghargaan lainnya, yakni Miss Best Dressed, atau putri berbusana terbaik tahun ini. Penampilannya yang anggun tak lain berkat balutan gaun malam mewah rancangan desainer Indonesia Ivan Gunawan.

Bunga Jelitha

Foto: Dok. Instagram @dearizkita

Nama Bunga Jelitha pada 2017 ini dua kali bergaung di dunia maya. Pertama ketika dia memenangkan Puteri Indonesia 2017 pada awal tahun ini. Dan kedua ketika dia mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2017.

Sayang Bunga Jelitha Ibrani gagal meraih prestasi di Miss Universe 2017. Wanita yang dikenal sebagai model catwalk itu tak masuk 16 besar, juga tak membawa pulang Best National Costume.

Dara berusia 26 tahun itu tak melampaui prestasi para Puteri Indonesia terdahulu yang, setidaknya sukses berada di urutan teratas Miss Universe 2017, meskipun belum sampai ke 5 besar ataupun menjadi juara. Terhitung selama empat tahun berturut-turut, Indonesia berhasil berada di deretan 15 atau 16 besar Miss Universe. Dan pada tahun ini prestasi tersebut terputus di Bunga Jelitha.
(eny/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads