Cara Cindy Crawford Lindungi Anaknya dari Pelecehan di Industri Modeling

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 06 Nov 2017 09:07 WIB
Foto: Cindy Crawford dan Kaia Gerber. Dok: Getty Images
Jakarta - Cindy Crawford menurunkan bakat modeling kepada anak-anaknya, Kaia Gerber dan Presley Gerber. Meski senang kedua buah hati bisa mengikuti jejak kariernya, Cindy bukan tanpa kekhawatiran membolehkan mereka bekerja di industri modeling. Apalagi ia sadar betul dengan maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi pada peragawan dan peragawati.

Cindy pun punya caranya sendiri untuk mencegah hal itu terjadi kepada Kaia dan Presley. Bersama suami, Randi Gerber, mantan supermodel tersebut mengaku telah melakukan percakapan bersama kedua anaknya. Percakapan tersebut dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual.

"Ini mengenai melakukan percakapan. Ini adalah kewaspadaan. Dan aku berharap dia (Kaia) berada dalam lingkungan baru, di mana pelecehan seksual sudah berkurang," kata Cindy kepada The Hollywood Reporter.

Wanita 51 tahun itu pun mengaku tidak pernah mendiskusikan masalah pelecehan seksual ketika berkarier sebagai model dulu. Untungnya supermodel asal Amerika Serikat tersebut tidak pernah mengalami kejadian serupa dan merasa selalu bisa keluar dari situasi tidak nyaman.

"Aku tidak punya pengalaman 'Me too'. Bukannya para pria tidak merayuku, tapi aku selalu tahu cara keluar dari situasi seperti itu. Semakin banyak percakapan mengenai apapun adalah bagaimana kita maju sebagai sebuah lingkungan," ungkap Cindy.

Kini Kaia yang masih berusia 16 tahun telah menjadi salah satu model yang cukup diperhitungkan. Walau senang akan hal itu, Cindy sebenarnya ingin Kaia menunda debut modeling-nya.

"Bagusnya untuk anak-anakku adalah aku tahu banyak mengenai dunia itu. Aku merasa siapa yang lebih baik dalam membimbing mereka daripada aku? Dalam berbagai hal, aku berharap aku bisa menundanya satu atau dua tahun. Tapi Kaia sekarang berusia 16 tahun. Itu usiaku ketika memulai, yang mana sangat muda, tapi dalam fashion itu umur yang cukup normal untuk memulai," tutur Cindy. (ami/ami)