Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Laporan dari Mekah

Umrah, Ben Kasyafani Lebih Ingat dengan Kematian

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 02 Mei 2017 07:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Kiki Oktaviani/Wolipop
Mekah - Menjadi orang yang lebih baik dengan kadar keimanan yang meningkat butuh proses. Proses yang dilalui terkadang tidak mulus. Ketika sudah lebih beriman, tak jarang terjerumus lagi ke hal-hal yang menyesatkan. Begitu menurut Ben Kasyafani yang alur keimanan dan ketakwaannya juga maju-mundur.

Tapi Ben mengaku kini dia lebih mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik di mata Tuhan. Salah satu cara menjadi orang yang lebih baik adalah dengan mengingat kematian. Menurut Ben, ketika hidup hanya untuk duniawi, bagaimana ketika mati nanti? Ben sering mengajukan pertanyaan untuk diri sendiri, apakah amal ibadahnya nanti bisa diterima oleh tuhan saat wafat kelak?

"Yang ada di Ka'bah dan salat di masjid Al Haram mungkin nggak sampai setengahnya penduduk dunia. Mereka yang di sini terus berdoa untuk mengemis kepada Allah, tapi belum tentu juga diterima ibadahnya. Bayangkan, mereka berlomba-lomba untuk itu," tutur Ben yang umrah bersama pelanggan setia Elhijab dan Mi'Raj Tour & Travel di hotel Swissotel, Mekah, Minggu (30/4/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lagi setiap waktu salat di masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Haram di Mekah selalu dilaksanakan salat jenazah. Hal tersebut l membawanya semakin tersadar untuk semakin takut dengan kematian agar terus memperbanyak pahala sebagai 'tabungan' masa depannya.

"Ketika ada yang meninggal aku nggak hanya miris dengan si orang yang meninggalnya, tapi juga seperti bentuk peringatan. Cepat atau lambat pasti kita akan menyusul," ujarnya.

Belakangan brand ambassador busana muslim Zatta Men itu terus menyadari bahwa kapanpun manusia bisa menemui ajalnya dan tidak ada yang tahu kecuali Allah dan malaikatnya. "Berkali-kali malaikat pencabut nyawa datang. Seperti main Russian Roulette saja siapa yang kena hari itu," kata Ben

"Dulu aku kesel sama bokap yang sering banget ngomong tentang kematian karena menurutku ya sudah lah nggak perlu dibicarakan terus-menerus juga. Tapi sekarang baru sadar bahwa takut dengan kematian bisa membuat kita jadi manusia yang lebih baik," tambah ayah dari Sienna Kasyafani itu. (kik/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads