Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kemarahan Putri Michael Jackson Pasca Pemotretan dengan Harper's Bazaar

Rista Adityaputry - wolipop
Jumat, 17 Mar 2017 08:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Frazer Harrison/Getty Images
Jakarta - Setelah merambah ke industri fashion sebagai model yang dinaungi oleh agensi IMG Models pada akhir bulan lalu, kini Putri Michael Jackson, Paris Jackson semakin mengembangkan kariernya dengan tampil sebagai cover majalah Harper's Bazaar edisi April.

Dalam cover tersebut, gadis berusia 18 tahun ini tampil mengenakan gaun cutout warna biru navy dengan kerah plunging yang memamerkan tato di lengannya. Riasannya yang bold ditunjukkan dengan lipstik merah, namun tanpa riasan mata yang dramatis. Secara keseluruhan, penampilannya dalam cover itu sangat menarik perhatian bagi yang melihatnya.
Kemarahan Putri Michael Jackson Pasca Pemotretan dengan Harper's BazaarFoto: Frazer Harrison/Getty Images

Selasa (14/3/2017), Paris mengungkapkan kekecewaannya mengenai tulisan di cover majalah bulanan itu dalam Twitter. "When magazines lie to you and tell you they're not gonna make the headline about something, but go right ahead and do it behind your back :)," tulisnya yang menyindir majalah tersebut.

Beberapa saat kemudian tulisan tersebut dihapus oleh Paris dan beberapa media tidak sempat menangkap momen itu. Tidak hanya di Twitter, ia juga mengungkapkan ketidaksukaannya itu di Instagram dengan mengunggah foto cover tersebut pada hari yang sama.
Kemarahan Putri Michael Jackson Pasca Pemotretan dengan Harper's BazaarFoto: Instagram

Sekilas memang tidak ada yang salah dari foto itu. Namun ternyata, ada bagian yang sengaja dihapus oleh Paris tepat di bawah tulisan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa sebenarnya tulisan tersebut? Di cover yang asli tertulis 'I was perfect in my dad's eyes' atau 'aku sempurna di mata ayahku'. Paris merasa tidak suka jika dikait-kaitkan dengan mendiang ayahnya. Paris merasa ada hal lain yang sebenarnya lebih menarik untuk diangkat, namun media selalu merasa bahwa cerita tentang Michael Jackson lebih menarik perhatian.

Artikel dalam majalah itu memang sedikit menceritakan perihal mendiang ayahnya. Tidak hanya itu, Paris juga bercerita lebih dalam mengenai masa kecilnya yang sulit dan sempat di-bully.

"Semakin besar, aku diperlakukan sebagai anak kesayangan karena aku satu-satunya anak perempuan di keluargaku. Akulah si puteri. Aku sempurna di mata ayahku," ucapnya dalam artikel tersebut.

Tindakan menghapus headline dalam majalah ternama itu terhitung sebagai tindakan berani dari Paris. Tidak semua aktris atau model berani mengkritik secara terang-terangan mengenai majalah Harper's Bazaar, mengingat Harper's Bazaar merupakan majalah besar yang sudah mendunia. (kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads