Kala Chrissy Teigen Kesal Disebut Tidak Becus Urus Anak di Twitter
Anggi Mayasari Violita Utami - wolipop
Senin, 13 Mar 2017 16:41 WIB
Jakarta
-
Chrissy Teigen yang baru melahirkan anak pertamanya, Luna, pada April 2016, baru-baru ini meluapkan kekesalannya di Twitter. Ia mem-posting screenshot sejumlah pesan tentang kemampuannya dalam mengasuh putrinya. Istri dari penyanyi John Legend ini bahkan menuliskan kalimat kasar di twitter untuk membalas komentar jahat tersebut.
Model berusia 31 tahun ini mendapatkan komentar oleh pelaku mom-shaming, yakni sebuah perilaku mempermalukan ibu-ibu lain dengan cara menampilkan diri sebagai ibu yang lebih baik dan lebih hebat.
Dalam salah satu pesan yang di screenshot Chrissy, seseorang menuliskan bahwa bayinya aneh karena tidak pernah menunjukkan emosi dan tidak pernah tersenyum.
Seorang lainnya pun mengomentari mulai dari tata cara berpakaian untuk Luna hingga mencela karena bayinya tidak mengenakan kaus kaki.
"Golden rule of dressing babies is however many layers you are wearing plus and extra one! Common sense really," tulis salah satu netizen yang berkomentar bahwa hal paling penting dari memakaikan busana untuk bayi adalah harus berlapis-lapis.
"They both have jackets on and they can't even put pair of socks on the poor baby," tambah komentator lainnya, yang mengritik Chrissy tidak tahu cara memakai baju bayi karena Luna terlihat tidak pakai kaos kaki.
Menanggapi kritikan tersebut, Chrissy sangat sedih dan ia mengucapkan terima kasih. Model 31 tahun ini juga mengungkapkan bahwa mereka baik-baik saja. Namun setelah itu Chrissy membuat status dengan kalimat kasar dan balas mencaci maki orang-orang yang menuliskan kritikan tersebut di akun Twitter-nya.
"Some people are just hell bent on being the f***ing worst," tulis Chrissy, yang mengungkapkan kalau perilaku bully di social media terhadap dirinya sangat buruk.
Sebelumnya pada awal Maret ini, Chrissy mengungkapkan sedang berjuang untuk melawan depresi postpartum yang menyebabkannya kehilangan energi dan tidak mampu untuk meninggalkan rumah. Bahkan ada banyak hal yang membuatnya tiba-tiba menangis.
Baca Juga: 30 Perubahan Drastis Selebriti Dulu dan Sekarang
"Aku tidak pernah meninggalkan rumah, bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku di luar. Aku akan bertanya kepada orang yang datang ke rumah, mengapa mereka datang dalam keadaan basah, apakah itu hujan? Bagaimana aku bisa tahu," ujar Chrissy seperti dikutip dari Female First.
Sebagian besar harinya dihabiskan di tempat yang sama, hingga akhirnya ia mendapatkan titik terang dengan pergi ke dokter dan mendapatkan penanganan untuk depresi dan kecemasan pascamelahirkan.
"Aku ingat pernah sangat lelah, tetapi aku senang bahwa akhirnya kami mengetahui cara menjadi lebih baik. John memiliki kegembiraan yang sama, aku mulai mengonsumsi anti-depresan, dan aku mulai membagi cerita dengan teman dan keluarga," kata Chrissy.
Chrissy merasa setiap orang berhak mendapatkan penjelasan tentang segala masalah dan cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengomunikasikannya. Mengatakan dengan lantang bahwa segalanya akan menjadi lebih mudah. (hst/hst)
Model berusia 31 tahun ini mendapatkan komentar oleh pelaku mom-shaming, yakni sebuah perilaku mempermalukan ibu-ibu lain dengan cara menampilkan diri sebagai ibu yang lebih baik dan lebih hebat.
Dalam salah satu pesan yang di screenshot Chrissy, seseorang menuliskan bahwa bayinya aneh karena tidak pernah menunjukkan emosi dan tidak pernah tersenyum.
Seorang lainnya pun mengomentari mulai dari tata cara berpakaian untuk Luna hingga mencela karena bayinya tidak mengenakan kaus kaki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"They both have jackets on and they can't even put pair of socks on the poor baby," tambah komentator lainnya, yang mengritik Chrissy tidak tahu cara memakai baju bayi karena Luna terlihat tidak pakai kaos kaki.
Imagine being this miserable. We are fine, thanks. pic.twitter.com/NNmlJWxKE6
— christine teigen (@chrissyteigen) March 10, 2017
Menanggapi kritikan tersebut, Chrissy sangat sedih dan ia mengucapkan terima kasih. Model 31 tahun ini juga mengungkapkan bahwa mereka baik-baik saja. Namun setelah itu Chrissy membuat status dengan kalimat kasar dan balas mencaci maki orang-orang yang menuliskan kritikan tersebut di akun Twitter-nya.
"Some people are just hell bent on being the f***ing worst," tulis Chrissy, yang mengungkapkan kalau perilaku bully di social media terhadap dirinya sangat buruk.
Sebelumnya pada awal Maret ini, Chrissy mengungkapkan sedang berjuang untuk melawan depresi postpartum yang menyebabkannya kehilangan energi dan tidak mampu untuk meninggalkan rumah. Bahkan ada banyak hal yang membuatnya tiba-tiba menangis.
Baca Juga: 30 Perubahan Drastis Selebriti Dulu dan Sekarang
"Aku tidak pernah meninggalkan rumah, bahkan tidak pernah menginjakkan kakiku di luar. Aku akan bertanya kepada orang yang datang ke rumah, mengapa mereka datang dalam keadaan basah, apakah itu hujan? Bagaimana aku bisa tahu," ujar Chrissy seperti dikutip dari Female First.
Sebagian besar harinya dihabiskan di tempat yang sama, hingga akhirnya ia mendapatkan titik terang dengan pergi ke dokter dan mendapatkan penanganan untuk depresi dan kecemasan pascamelahirkan.
"Aku ingat pernah sangat lelah, tetapi aku senang bahwa akhirnya kami mengetahui cara menjadi lebih baik. John memiliki kegembiraan yang sama, aku mulai mengonsumsi anti-depresan, dan aku mulai membagi cerita dengan teman dan keluarga," kata Chrissy.
Chrissy merasa setiap orang berhak mendapatkan penjelasan tentang segala masalah dan cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengomunikasikannya. Mengatakan dengan lantang bahwa segalanya akan menjadi lebih mudah. (hst/hst)










































