Hillary Clinton Wanita Paling Dikagumi di 2016
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 29 Des 2016 10:03 WIB
Jakarta
-
Hillary Clinton boleh kalah dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016. Tapi dia tetap jadi pemenang di hati masyarakat negara adidaya itu. Titel presiden tidak berhasil didapatkannya, tapi Hillary Clinton menyandang titel lainnya sebagai Wanita Paling Dikagumi di 2016.
Hillary Clinton memenangkan polling survei yang diadakan Gallup, sebuah perusahaan riset ternama di Amerika Serikat. Setiap tahunnya, Gallup menggelar survei kepada masyarakat Amerika Serikat untuk memilih pria dan wanita paling dikagumi. Tak hanya figur publik dari AS saja, tapi juga berbagai belahan dunia.
Tahun ini, Hillary terpilih seteah 1.028 orang berpartisipasi dalam survei yang digelar mulai 7-11 Desember 2016. Ini merupakan ke-21 kalinya istri mantan presiden AS Bill Clinton itu menempati urutan pertama dalam daftar tersebut.
Selama 15 tahun berturut-turut, Hillary mendapatkan suara terbanyak sebagai wanita yang paling dikagumi. Tahun 2016 ini, ia mendapatkan perolehan persentase sebanyak 12 persen, mengungguli Michelle Obama di urutan kedua, Kanselor Jerman Angela Merkel, presenter Oprah Winfrey, presenter Ellen DeGeneres dan Ratu Elizabeth.
Hillary pertama kali dinobatkan sebagai Wanita Paling Dikagumi pada 1993, ketika menjadi ibu negara di masa pemerintahan Bill Clinton. Sepanjang 23 tahun, dia hanya dikalahkan oleh dua wanita, yakni Bunda Theresa pada 1995 dan 1995, serta Laura Bush di 2001.
Saksikan video 20detik di bawah ini:
(hst/hst)
Hillary Clinton memenangkan polling survei yang diadakan Gallup, sebuah perusahaan riset ternama di Amerika Serikat. Setiap tahunnya, Gallup menggelar survei kepada masyarakat Amerika Serikat untuk memilih pria dan wanita paling dikagumi. Tak hanya figur publik dari AS saja, tapi juga berbagai belahan dunia.
Foto: REUTERS/Bryan Woolston |
Tahun ini, Hillary terpilih seteah 1.028 orang berpartisipasi dalam survei yang digelar mulai 7-11 Desember 2016. Ini merupakan ke-21 kalinya istri mantan presiden AS Bill Clinton itu menempati urutan pertama dalam daftar tersebut.
Foto: Getty Images |
Selama 15 tahun berturut-turut, Hillary mendapatkan suara terbanyak sebagai wanita yang paling dikagumi. Tahun 2016 ini, ia mendapatkan perolehan persentase sebanyak 12 persen, mengungguli Michelle Obama di urutan kedua, Kanselor Jerman Angela Merkel, presenter Oprah Winfrey, presenter Ellen DeGeneres dan Ratu Elizabeth.
Foto: Mark Metcalfe/Getty Images |
Hillary pertama kali dinobatkan sebagai Wanita Paling Dikagumi pada 1993, ketika menjadi ibu negara di masa pemerintahan Bill Clinton. Sepanjang 23 tahun, dia hanya dikalahkan oleh dua wanita, yakni Bunda Theresa pada 1995 dan 1995, serta Laura Bush di 2001.
Saksikan video 20detik di bawah ini:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
Alasan David Beckham Diblokir Anaknya, Disebut Melanggar Surat Peringatan
Sinopsis SAS: Red Notice di Bioskop Trans TV Hari Ini
7 Fakta Menarik Drama China Speed and Love, Chemistry Pemainnya Disorot
Most Popular
1
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
2
Ramalan Zodiak 10 Januari: Cancer Hindari Perdebatan, Leo Kontrol Emosi
3
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
4
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
5
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
MOST COMMENTED












































Foto: REUTERS/Bryan Woolston
Foto: Getty Images
Foto: Mark Metcalfe/Getty Images