Wanita Ini Keliling Dunia Gratis Pasca Kehilangan Rumah Saat Putus Cinta
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 26 Agu 2016 10:40 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit hubungan asmara yang berakhir di tengah jalan. Bahkan beberapa pasangan tidak berpisah secara baik-baik tapi dalam kondisi buruk sehingga bermusuhan satu sama lain setelahnya. Hal tersebut dialami oleh wanita bernama Maria Shaw asal London, Inggris.
Maria mengatakan tidak lagi memiliki tempat tinggal setelah hubungan asmaranya berakhir dengan buruk. Ia pun kehilangan rumah setelah putus cinta dan tidak lagi memiliki tempat tinggal. Wanita 26 tahun itu mengatakan numpang menginap di rumah kerabat pasca hubungannya berakhir.
"Setelah putus tahun lalu aku tidak memiliki apa-apa lagi. Aku kehilangan semuanya, hubungan yang penuh kasih dan rumah. Aku terpaksa tinggal di rumah teman, aku tunawisma," ujar Maria seperti dilansir dari Mirror.
Merasa menjadi beban di rumah temannya, Maria ingin pergi ke Australia saja tapi tidak punya uang. Ia pun mencoba bergabung dengan sebuah situs kencan, Miss Travel, di 2015. Ia berharap ada seseorang di luar sana yang mengajaknya berkencan sehingga Maria bisa berpergian tanpa mengeluarkan uang.
Tak disangka, ia berhasil menarik beberapa pria dari berbagai negara untuk berkencan dengannya. Selama kurang lebih delapan bulan ia telah dibawa ke Dubai, Paris, Marbella, dan Milan. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi dibayar oleh pria-pria yang bertemu dengannya secara online.
Meski demikian, Maria selalu menekankan kepada pria yang ingin kencan dengannya agar tidak memaksanya untuk berhubungan seks. Ia mengaku merasa lebih bahagia sekarang bisa keliling dunia gratis tanpa ada paksaan. Hingga saat ini ia belum berencana kembali ke London.
"Sejauh ini aku diterbangkan keliling dunia dalam lima kencan. Mereka semua unik memiliki kepribadian berbeda-beda. Aku sendiri sudah cukup merasakan naik jet. Aku pun selalu menempatkan keselamatan pertama walaupun terkadang harus berbicara keras kepada pria-pria terutama agar aku punya kamar sendiri," papar Maria.
Maria pun bercerita sedikit mengenai pengalamannya berkencan dengan beberapa pria dari negara yang berbeda-beda. Ia awalnya berasumsi bahwa pria menginginkan 'lebih' dari kencan biasa. Namun ternyata semua pria yang ditemuinya tulus tidak pernah memiliki harapan hanya untuk berhubungan seks.
Salah satu pria yang berkesan bagi Maria ketika terbang ke Marbella. Ia diberikan apartemen sendiri dan mereka hanya berkencan seperti orang pacaran. Bahkan ia diberikan uang saku untuk berbelanja.
"Kami hanya pergi keluar untuk makan malam selama empat hari dan pergi ke klub. Dia memberiku uang untuk belanja bahkan aku terkejut karena dibelikan dua pasang sepatu baru. Sayangnya dia sedikit lebih tua dan kami tidak melakukan hubungan yang lebih jauh seperti berhubungan seks," ceritanya.
(ays/ays)
Maria mengatakan tidak lagi memiliki tempat tinggal setelah hubungan asmaranya berakhir dengan buruk. Ia pun kehilangan rumah setelah putus cinta dan tidak lagi memiliki tempat tinggal. Wanita 26 tahun itu mengatakan numpang menginap di rumah kerabat pasca hubungannya berakhir.
"Setelah putus tahun lalu aku tidak memiliki apa-apa lagi. Aku kehilangan semuanya, hubungan yang penuh kasih dan rumah. Aku terpaksa tinggal di rumah teman, aku tunawisma," ujar Maria seperti dilansir dari Mirror.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak disangka, ia berhasil menarik beberapa pria dari berbagai negara untuk berkencan dengannya. Selama kurang lebih delapan bulan ia telah dibawa ke Dubai, Paris, Marbella, dan Milan. Seluruh biaya penerbangan dan akomodasi dibayar oleh pria-pria yang bertemu dengannya secara online.
Meski demikian, Maria selalu menekankan kepada pria yang ingin kencan dengannya agar tidak memaksanya untuk berhubungan seks. Ia mengaku merasa lebih bahagia sekarang bisa keliling dunia gratis tanpa ada paksaan. Hingga saat ini ia belum berencana kembali ke London.
"Sejauh ini aku diterbangkan keliling dunia dalam lima kencan. Mereka semua unik memiliki kepribadian berbeda-beda. Aku sendiri sudah cukup merasakan naik jet. Aku pun selalu menempatkan keselamatan pertama walaupun terkadang harus berbicara keras kepada pria-pria terutama agar aku punya kamar sendiri," papar Maria.
Maria pun bercerita sedikit mengenai pengalamannya berkencan dengan beberapa pria dari negara yang berbeda-beda. Ia awalnya berasumsi bahwa pria menginginkan 'lebih' dari kencan biasa. Namun ternyata semua pria yang ditemuinya tulus tidak pernah memiliki harapan hanya untuk berhubungan seks.
Salah satu pria yang berkesan bagi Maria ketika terbang ke Marbella. Ia diberikan apartemen sendiri dan mereka hanya berkencan seperti orang pacaran. Bahkan ia diberikan uang saku untuk berbelanja.
"Kami hanya pergi keluar untuk makan malam selama empat hari dan pergi ke klub. Dia memberiku uang untuk belanja bahkan aku terkejut karena dibelikan dua pasang sepatu baru. Sayangnya dia sedikit lebih tua dan kami tidak melakukan hubungan yang lebih jauh seperti berhubungan seks," ceritanya.
(ays/ays)











































