Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cerita Baru dari Perceraian Johnny Depp-Amber Heard: Ada KDRT

Eny Kartikawati - wolipop
Minggu, 29 Mei 2016 13:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Jason Merritt/Getty Images for Art of Elysium
Jakarta - Sejak pekan lalu kabar gugatan cerai yang diajukan aktris Amber Heard pada suaminya aktor Johnny Depp ramai jadi pemberitaan media dunia. Perceraian itu tak disangka mengingat usia pernikahan mereka baru 15 bulan. Kini cerita yang lebih mengejutkan datang. Amber mengaku jadi korban KDRT yang dilakukan Johnny.

Tuduhan KDRT itu disampaikannya hanya beberapa hari setelah dia mengajukan gugatan cerai pada 23 Mei 2016 kemarin. Pada Jumat (27/5/2016) dia berbicara blak-blakan di pengadilan di Los Angeles mengenai kekerasan yang dilakukan bintang film 'Pirates of the Carribean' itu. Kepada pengadilan dia juga mengajukan ada restraining orders atau perlindungan agar Johnny tidak mendekatinya.


"Aku sangat takut pada Johnny dan keamanan diriku," ujarnya di pengadilan. Dan permohonan itu disetujui sementara oleh pengadilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai kekerasan yang dilakukan Johnny, Amber bercerita, salah satunya terjadi di hari ulang tahunnya pada 21 April 2016. Di pesta ulang tahunnya yang digelar di rumah sewaan mereka di Los Angeles, aktor 52 tahun tersebut tidak hadir.

"Setelah para tamu pulang, Johnny dan aku berbicara mengenai ketidakhadirannya yang mana hal itu memicu pertengkaran dan Johnny mulai melempar botol champagne ke tembok dan gelas anggur ke arahku dan ke lantai," ujar Amber yang saat bersaksi di pengadilan juga menyertakan bukti keterangan dokter soal luka yang dialaminya akibat KDRT.

Amber menceritakan lagi, saat itu Johnny menarik rambutnya dan mendorongnya ke lantai. "Dia juga berteriak dan mengancamku, menyuruhku berdiri. Setelah beberapa menit, Johnny kembali marah dan merusak semua benda yang dilewatinya. Aku kemudian tidak melihatnya selama sebulan," tuturnya.


Pada 21 Mei 2016 kemarin, barulah Amber bertemu dangan Johnny lagi. Keduanya berjumpa satu hari setelah meninggalnya ibunda aktor tersebut.

"Saat Johnny datang awalnya kami mengobrol dengan tenang di ruang tamu tentang ibunya. Aku mencoba menghiburnya saat kami duduk di sofa. Tiba-tiba saja dia mulai bicara hal-hal tidak benar. Dan sikapnya berubah drastis. Dia menjadi sangat marah," ungkapnya.

Saat itu Amber yang ketakutan berusaha menghubungi temannya yang bertetangga dengannya. Namun menurutnya Johnny langsung mengambil ponselnya. "Dia melempar ponselku ke arahku. Merebutnya dari pipiku dengan kekuatan penuh. Aku menutupi pipiku dan menangis karena kesakitan," jelasnya. Dan kekerasan itu berlanjut hingga sang aktor keluar dari rumah.

Tuduhan serius Amber pada Johnny ini ditanggapi aktor tersebut melalui pengacaranya. Menurut pengacara Johnny, Laura Wasser, tuduhan KDRT itu dibuat agar Amber bisa mendapatkan keuntungan keuangan dari perceraian tersebut. "Permintannya untuk restraining order bersamaan dengan permintaan uang muncul sebagai respons buruknya pemberitaan media tentang dirinya setelah mengajukan gugatan cerai," kata Laura.

"Johnny tidak bisa melindungi dirinya sendiri dan Amber dari serangan media. Amber merupakan aktris dan model sukses yang memiliki pendapatan cukup untuk menghidupi dirinya sendiri," tambah pengacara yang juga pernah dipercaya selebriti seperti Kim Kardashian, Megan Fox dan Gavin Rossdale itu kepada CNN.

(eny/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads