Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Soal Paha Victoria Beckham 'Terpotong', Vogue China Akhirnya Klarifikasi

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 13 Apr 2016 11:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Larry Busacca
Jakarta - Foto Victoria Beckham untuk majalah Vogue China edisi terbaru sempat membuat netizen heboh. Dalam salah satu foto, desainer berusia 41 tahun ini berpose akrobatik dengan kaki kiri terangkat. Bukan posenya yang menarik perhatian melainkan pangkal paha kanan Vic yang terlihat seperti terpotong.

Berbagai spekulasi muncul terkait foto tersebut. Beberapa netizen berpendapat bahwa foto tersebut merupakan kesalahan edit, ada pula yang menganggap itu hanya bagian kemeja yang melayang saat istri David Beckham itu bergerak.

Menanggapi kehebohan di dunia maya, Vogue China akhirnya angkat bicara. Editor in Chief Vogue China Angelica Cheung mengklarifikasi bahwa 'paha terpotong' itu juga terlihat dalam foto 'raw', yakni foto asli yang belum di-edit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angelica menegaskan, foto yang disebut-sebut sebagai kegagalan Photoshop itu sebenarnya hanyalah efek ilusi optik akibat underwear putih yang dikenakan Vic. Vogue China merasa perlu memberi klarifikasi, karena sejumlah netizen mengklaim bahwa majalah kerap meng-edit tubuh atau wajah modelnya menjadi tidak realistis demi tuntutan di industri fashion.

"Ini adalah ilusi optik karena efek cahaya dan bayangan dan juga underwear putih. Di dalam foto hitam-putih, ilusi tersebut terlihat seperti ada celah kosong," jelas Angelica, seperti dikutip dari Daily Mail.

Meski begitu Angelica juga mengakui ada dua versi dari foto tersebut. Foto asli tanpa editan memang sedikit berbeda dengan versi yang dicetak di majalah. Ia juga menerangkan bahwa proses edit foto dilakukan oleh fotografernya sendiri.

"Photoshop dilakukan sendiri oleh tim fotografer, bukan Vogue China. Saya tidak meminta satu detail pun untuk di-Photoshop. Kalaupun saya terobsesi dengan Photoshop saya mungkin akan membuatnya jadi lebih natural di mata pembaca," tuturnya.

Angelica mengatakan akan menanyakan kepada tim fotografer apa yang sebenarnya terjadi secara teknis. Ia membenarkan kalau ilusi optik kadang sangat mungkin terjadi karena beberapa palet warna tidak bisa terefleksi secara maksimal dalam gambar hitam-putih.

"Karena ada banyak fotonya dengan pose ini yang harus kami pilih sehingga kami tidak terlalu memperhatikan detail ini secara spesifik. Kami hanya memeriksa file foto yang asli. Jadi sebelum dan setelah edit, dua versi foto ini terlihat sangat sama. Jadi saya benar-benar yakin kalau ini adalah ilusi optik. Saya tidak bisa menjelaskannya dengan cara lain lagi," urai wanita berpotongan rambut bob asimetris ini. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads