Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tampil Nyata dengan Hapus Foto Glamour, Selebgram Malah Ditinggal Followers

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 18 Nov 2015 19:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram
Jakarta - Bekerja sebagai seorang model, mudah saja bagi selebgram London bernama Stina Sanders ini untuk menampilkan foto-foto kehidupan glamour. Namun setelah kini di Instagram muncul tren menampilkan sesuatu yang nyata, Stina memutuskan menghapus foto-foto glamournya. Yang terjadi kemudian, dia malah kehilangan banyak pengikut.

Stina mendapat tantangan dari Mail Online untuk menghapus foto-fotonya yang kerap membuat orang terpesona atau sebaliknya, iri padanya. Dia kerap menampilkan glamournya hidup dengan berpergian ke berbagai tempat, makan di tempat yang mewah hingga berpesta dengan para sosialita.

“Aku akui, menurutku jika kamu ingin menjadi terkenal di Instagram atau memiliki followers yang banyak dalam semalam, berbagilah foto-foto glamour. Media sosial adalah pelarian dari kenyataan untuk sebagian besar orang,” kata pemilik akun stinasanders yang sudah eksis di Instagram selama hampir tiga tahun itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sadar bahwa apa yang ditampilkannya di media sosial hanya menjual mimpi untuk pengikutnya, Stina pun bersedia mengikuti tantangan untuk dirinya. Dia menghapus sebagian besar foto-foto yang membuat kehidupannya seperti tampak glamour. Yang disisakannya dan kini lebih banyak diunggahnya di Instagram adalah di balik layar dari kehidupan glamournya.

Misalnya saja dia mengunggah fotonya tengah mencukur bulu tubuhnya. Ada juga foto selfie ketika dia belum mandi dan menggosok gigi hingga foto saat dia baru saja selesai menjalani psikolog untuk membahas mengenai stres yang kerap dirasakannya.

Setelah menampilkan hal-hal yang lebih nyata ini, Stina mengakui jumlah pengikutnya di Instagram berkurang. Dia menghitung, sekitar 1.000 pengikutnya meninggalkannya di media sosial tersebut.

“Aku menyadari setelah foto ketigaku, jumlah pengikutku menurun. Tapi jumlah like yang aku dapat bertambah, terutama jika aku mengunggah yang berkaitan dengan masalah kesehatan,” tutur wanita yang followers di Instagramnya kini berjumlah 11 ribuan.

Perubahan lain yang juga disadari Stina adalah kini lebih banyak wanita berkomentar di akunnya. Sementara sebelumnya, pria yang lebih sering menulis di halaman komentarnya.

“Pada akhir eksperimen ini, lebih banyak wanita yang memberikan komentar lebih jujur dan orang-orang juga menjadi merasa lebih terhubung dengan foto-foto ku yang lebih realistis ini,” kata wanita 24 tahun itu.

Dari percobaan yang dilakukannya ini, Stina juga merasa lega karena kini tak perlu merasa khawatir lagi dengan penampilannya saat membuat foto. Jika dulu dia merasa harus terlihat sempurna, kini menurutnya berbagi foto yang apa adanya lebih menginspirasi dibandingkan memamerkan foto glamour tapi palsu.



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads