Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Lady Gaga Tuntut Perusahaan Es Krim dari ASI Karena Mencatut Namanya

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 19 Agu 2015 12:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Getty Images
Jakarta -

Lady Gaga mengancam akan menuntut perusahaan asal Inggris yang membuat es krim dari ASI. Pelantun 'Applause' itu merasa bahwa The Licktators telah mencatut namanya dalam salah satu rasa es krim terbarunya.

Gaga meminta perusahaan es krim ASI kontroversial itu untuk menghilangkan namanya dalam salah satu rasa es krim yang disebut sebagai 'Royal Baby Gaga'. Es krim tersebut memang unik karena dibuat dari air susu ibu sungguhan yang didonor dari para ibu menyusui. Untuk es krim 'Royal Baby Gaga' merupakan rasa campuran dari vanilla dan Lemon.

Selain meminta untuk mengganti nama produk, penyanyi dengan nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu juga meminta The Licktators agar segera menghilangkan segala bentuk promosi tentang produk yang berkaitan dengan namanya itu. Dalam surat resmi dari pengacara Gaga, selambatnya dalam waktu 14 hari The Licktators harus segera menurunkan dan menghapus produk tersebut dari website atau media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan tersebut telah menjelaskan bahwa produk es krim tersebut bukan bertujuan untuk mencatut nama Lady Gaga. Es krim unik tersebut dibuat dalam rangka kelahiran Putri Charlotte, anak kedua pasangan Kate Middleton dan Pangeran William.

Pada kemesannya pun bukan gambar Gaga yang ditampilkan, melainkan foto Duchess of Cambridge yang tengah menggendong si kecil dengan unsur bernuansa bendera Inggris. Dalam pernyataan resminya, The Licktators menegaskan bahwa es krim tersebut sama sekali tidak terinspirasi dari penyanyi 29 tahun itu.

"The Licktators menentang Gaga atas dasar kata yang ia sengketakan. Kata Gaga tidak bisa ia hak patenkan begitu saja karena memiliki arti di kamus Oxford serta kata tersebut biasa disebutkan bayi," begitu bantahan resmi perusahaan es krim tersebut di Facebook.

Dalam pernyataan resmi si pembuat es krim, Matt O'Connor, perusahaan akan tetap menggunakan nama tersebut dan memperjuangkan mereknya. Matt meminta agar Gaga lebih bijak dalam menyikapinya.

"Kami tidak bisa didikte, tapi walau bagaimanapun kami akan tetap memberikan satu tong es krim gratis agar Lady Gaga lebih santai sebagai sikap perdamaian," ujar Matt.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads