Desiree Sitompoel, Pelukis yang Jatuh Cinta pada Cangkir Teh

Hestianingsih - wolipop Rabu, 27 Mei 2015 18:19 WIB
Foto: Hestianingsih/Wolipop
Jakarta -

Cangkir teh, bagi kebanyakan orang mungkin sekadar perabot rumah untuk wadah minuman. Tapi bagi Desiree Sitompoel, cangkir teh memiliki makna tersendiri. Sebuah karya seni yang bernilai tinggi dan patut dikagumi keindahannya.

Wanita yang berprofesi sebagai pelukis dan pemahat ini memang penggemar berat cangkir teh. Sudah ada sekitar ribuan cangkir miliknya yang dikoleksi sejak 10 tahun lalu. Kecintaannya terhadap cangkir teh melahirkan sebuah toko bernama Mamitoko, yang khusus menjual cangkir-cangkir keramik cantik.

'Penghuni' Mamitoko bukanlah cangkir sembarangan, ada yang sudah berusia puluhan tahun, hasil kreasi dari seniman ternama atau tinggal satu-satunya di dunia. Sebagian besar koleksinya pun datang dari brand berkualitas yang memang dikenal ahli dalam produksi cangkir, beberapa di antaranya berasal dari Inggris, Jerman dan Hungaria.

Satu tahun Mamitoko berdiri, rupanya berhasil menggaet para peminat cangkir teh baru. Para pengunjung yang datang ke toko seringkali menanyakan asal-usul dan sejarah cangkir, cara perawatan, tempat membeli, dan lain sebagainya. Menurut ibu dari musisi Bambang Reguna Bukit atau Bams 'ex-Samson' ini, mengoleksi cangkir memang bisa membuat ketagihan dan selalu ingin menambahnya.

"Sudah seperti (kecanduan) narkoba. Semua kolektor yang tadinya cuma main-main sudah pasti terjerat," tutur Desiree saat ditemui di galerinya, Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015).

Menjadi kolektor cangkir teh dan porselen, menurutnya tidak bisa dilakukan sembarangan dan sebaiknya tidak menjadi hobi jangka pendek. Ia cukup menyayangkan orang-orang yang membeli cangkir sekaligus banyak hanya untuk memuaskan hasrat kolektornya. Sebab, ia sendiri perlu waktu lama untuk mengumpulkan cangkir-cangkir antik dan cantik hingga menjadi sebuah galeri.

Desiree menambahkan, cangkir teh miliknya sebagian besar didapat dari hasil traveling atau buah tangan dari orang-orang terdekat yang tahu benar kesenangan istri pengacara terkenal Hotma Sitompoel ini. Setiap bepergian ke suatu negara, ia pasti akan mencari tempat yang menjual cangkir teh.

"Tiap traveling pasti beli teacup. Orang-orang sudah tahu kalau mau beri oleh-oleh mereka pasti beli teacup, nggak perlu susah-susah," ucapnya.

Dari sekian ribu cangkir, ada satu yang paling berkesan baginya, yaitu koleksi pertamanya jenis Wileman yaitu porselen asal Inggris yang sudah ada sejak tahun 1800-an. Cangkir Wileman adalah yang paling banyak diincar para kolektor karena kelangkaan dan keindahan motifnya.

"Cangkir Wileman paling murah USD 500, karena carinya juga susah," ucapnya.

Untuk berbagi cerita dan pengetahuan soal cangkir kepada para pencinta maupun kolektor baru, Desiree pun meluncurkan sebuah buku bertajuk 'SophisTeacation'. Buku setebal 197 halaman itu menjelaskan dari A-Z tentang cangkir teh mulai dari sejarah, brand cangkir ternama, negara-negara penghasil cangkir teh terbaik, tips memulai jadi kolektor hingga cara perawatan. Sebelumnya, buku dengan sampul berwarna pink tersebut telah diluncurkan di London Book Fair pada April 2015 lalu. Buku bisa didapatkan di sejumlah toko buku, seperti Kinokuniya seharga Rp 990 ribu.



(Hestianingsih/Ferdy Thaeras)