Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ersa Mayori Ikut Diet Kantong Plastik

wolipop
Senin, 30 Mar 2015 09:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Detikhot
Jakarta -

Menyadari pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan, aktris dan presenter Ersa Mayori mengikuti tren diet terbaru, yaitu diet kantong plastik. Saat berbelanja sebisa mungkin dia tidak meminta kantong plastik.

"Kalau lagi belanja kan biasanya ibu-ibu malah minta kantong plastik double, alasannya takut plastiknya putus. Tapi aku sebisa mungkin nggak pakai kantong plastik, jadi selalu bawa recycle bag," ceritanya di acara The Body Shop Green Month Campaign 2015 di Senayan City, Sabtu (28/3/2015).

Untuk belanja bulanan yang jumlahnya lebih banyak, Ersa tetap kukuh menolak menggunakan kantong plastik. Karena semakin banyak menggunakan plastik, sampahnya akan semakin menumpuk baik di tanah, sungai, saluran air, dan laut. Plastik juga menjadi salah satu penyebab banjir terbesar yang melumpuhkan beberapa daerah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau lagi belanja bulanan aku minta dibungkus pakai kardus saja. Lebih praktis dibawanya dan nggak numpuk plastik," ujarnya lagi.

Pelestarian lingkungan tak hanya dilakukannya sampai di situ saja. Wanita 35 tahun ini juga menerapkan konsep hunian yang ramah lingkungan. Rumahnya sengaja didesain agar mendapatkan cahaya matahari yang cukup sehingga tak perlu menggunakan lampu meski di siang hari.

Keinginannya untuk melestarikan bumi ini juga ditularkan pada sang buah hati sejak berusia dini. Ia lebih suka mencontohkan sesuatu karena bisa langsung ditiru oleh kedua anaknya, dibandingkan hanya diucapkan tanpa ada aksi nyata. Hal yang dilakukannya adalah demi menghemat listrik wanita yang akrab disapa Echa ini hanya menyalakan lampu kamar mandi saat dipakai saja. Setelah digunakan, lampu langsung dimatikan kembali.

"Anak-anak juga aku ajarkan seperti itu dan mereka akan meniru. Kalau semua ibu belajar mencintai lingkungan dan mengajarkan anak-anaknya, mereka bisa jadi generasi selanjutnya yang membawa perubahan pada planet bumi," tutupnya.

(int/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads