Foto: Seniman Ini Buat Lukisan yang Bisa Bergerak dan Bernapas
wolipop
Selasa, 03 Feb 2015 17:37 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Dok. Alexa Meade Art
Jakarta -
Alexa Meade, seorang seniman asal Los Angeles, Amerika Serikat membawa warna baru dalam dunia seni lukis lewat karya-karyanya yang membuat orang berdecak kagum. Jika para pelukis biasanya menuangkan karyanya melalui kanvas atau media tak bergerak lainnya seperti dinding atau papan, maka wanita kelahiran 1986 ini melukis pada media yang dapat bergerak dan bernapas, yaitu manusia. Seperti apa hasil lukisannya?
1. Permainan Warna
Saat orang melihat hasil karyanya pertama kali, mereka menganggap lukisan ini dibuat dengan sapuan kuas yang tebal dan terkesan berat. Permainan warna-warna intens dan letak cahaya serta bayangan yang dihasilkan menghasilkan efek yang begitu nyata. Namun siapa sangka bahwa objek lukisan yang digambar adalah seorang manusia.
2. Lukisan Berjalan
Seperti yang terlihat pada gambar, salah satu model yang dilukisnya dengan percaya diri berjalan-jalan di sekitaran stasiun kereta. Hal ini membuat orang-orang yang melihatnya spontan memperhatikan sang kakek tua tersebut. Alexa mengaku ide melukis manusia ini didapatnya saat dirinya mengambil kelas memahat sewaktu duduk di bangku kuliah.
3. Cat Khusus
Lukisan-lukisan tersebut dibuat menggunakan cat khusus yang cepat kering dan aman saat bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Tak tanggung-tanggung, ia mengecat seluruh tubuh model hingga ke bagian rambut agar mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk mendapatkan hasil cat yang tahan lama dan tidak mudah retak, ia terlebih dulu mengoleskan latex pada bagian tubuh model sebelum melukisnya.
4. Dua Dimensi
Ciri khas karya wanita asli Los Angeles ini terletak pada hasil lukisan yang terlihat seperti dua dimensi. Dengan perpaduan warna yang dibuat sedemikian rupa, lukisan manusia ini seolah menyatu dengan latar belakang yang juga dibuatnya. Alexa termasuk orang yang sangat detail sehingga ia memastikan properti-properti lainnya pun juga diubah menjadi dua dimensi.
5. Fotografer
Selain menjadi seorang pelukis, ia juga merangkap sebagai fotografer. Hal ini dilakukannya agar hasil lukisan yang didapatnya sesuai dengan keinginannya. Terdapat banyak latar belakang yang juga dilukisnya sendiri, biasanya disesuaikan oleh tema lukisan yang ingin dibuatnya.
6. Pameran
Karya seninya ini telah melanglang buana hingga ke Inggris, Jerman, Jepang, dan Swiss. Tak hanya berbentuk foto, Alexa juga terkadang membuat pertunjukan langsung dengan menghadirkan model yang bersedia untuk dilukis dan menjadi 'patung' pada saat pameran berlangsung.
7. Lukis Diri Sendiri
Untuk menghasilkan suatu karya, Alexa biasanya meminta tolong teman-teman dan keluarga untuk menjadi modelnya. Namun ia juga tak jarang melukis dirinya sendiri untuk mendapatkan konsep berbeda. Karena kepiawaiannya dalam melukis, ia tidak memerlukan waktu lama untuk melukis dirinya di depan cermin.
8. Tak Mau Lukis Mata
Ada satu fakta menarik tentang lukisan yang dibuatnya, wanita lulusan Vassar College ini tidak pernah mengecat mata para modelnya. Hal ini dilakukannya agar bisa menciptakan kesan 'hidup' dan membuat perbedaan yang nyata antara bentuk dua dan tiga dimensi.