Bergaya ala Harajuku di Video 'Hello Kitty', Avril Lavigne Disebut Rasis?
wolipop
Senin, 05 Mei 2014 09:41 WIB
Jakarta
-
Video klip terbaru Avril Lavigne yang berjudul 'Hello Kitty' mengundang cukup banyak reaksi negatif baik dari kalangan media, masyarakat umum hingga penggemarnya sendiri. Sebagian besar menyayangkan konsep video Avril Lavigne yang dianggap sudah 'menyimpang' dari identitas dirinya sebagai lady rocker.
Belakangan, video klip yang sarat dengan warna-warna cerah dan bernuansa girlie itu dianggap rasis. Sebuah akun Twitter bernama @jiandeleon menulis, "Should I be angry at Avril Lavigne's "Hello Kitty" because it's racist or because it's terrible?" Bahkan seorang jurnalis musik menyebut lagu Avril "An embarrassment in any language."
Timbulnya isu rasis dalam video klip terbaru Avril mungkin menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang. Sebab konsep penyanyi asal Barat yang mengangkat kebudayaan Jepang di musik maupun video-nya bukanlah hal baru. Dalam video klip, Avril terlihat berdiri di tengah, ditemani penari latar dengan wajah khas Asia di sisi kiri dan kanannya.
Gwen Stefani, lewat lagunya yang berjudul 'Harajuku Girls' pun pernah menampilkan hal serupa. Bintang pop berkulit putih tampil di tengah, dengan dikelilingi wanita Asia yang mengenakan kostum warna-warni. Gaya busana yang ada di dalam video klip Avril maupun Gwen sama-sama terinspirasi dari penampilan anak muda yang populer di distrik Harajuku, Tokyo.
Lalu, apa yang membuat video klip dan lagu Avril disebut rasis? Seperti dikutip dari hlntv, mereka yang mengkomplain lagu terbaru Avril menganggap penampilan penyanyi berusia 30 tahun itu merupakan gambaran stereotype yang buruk dari budaya berpakaian di sana. Avril jadi terlihat aneh, padahal gaya para anak muda Harajuku seharusnya digambarkan dengan imej yang unik.
Sang bintang pop akhirnya menanggapi berbagai reaksi yang datang kepadanya. Ia tidak setuju jika video klip tersebut disebut rasis karena dia sendiri merupakan pencinta fashion dan kebudayaan Jepang.
"RACIST??? LOLOLOL!!! I love Japanese culture and I spend half of my time in Japan. I flew to Tokyo to shoot this video…" tulis Avril lewat akun Twitter-nya @AvrilLavigne.
Penyanyi yang telah menikah untuk kedua kalinya ini menambahkan, "…specifically for my Japanese fans, WITH my Japanese label, Japanese choreographers AND a Japanese director IN Japan."
Video 'Hello Kitty' sempat hilang dari YouTube setelah banyaknya tanggapan negatif. Namun label Epic Records yang mendistribusikan album Avril mengatakan, bukan itu yang menyebabkan video-nya ditarik. Sebab, pengunggah pertama video bukan dari channel resmi Avril di YouTube sehingga harus diturunkan. Kini video tersebut sudah muncul kembali.
(hst/hst)
Belakangan, video klip yang sarat dengan warna-warna cerah dan bernuansa girlie itu dianggap rasis. Sebuah akun Twitter bernama @jiandeleon menulis, "Should I be angry at Avril Lavigne's "Hello Kitty" because it's racist or because it's terrible?" Bahkan seorang jurnalis musik menyebut lagu Avril "An embarrassment in any language."
Timbulnya isu rasis dalam video klip terbaru Avril mungkin menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang. Sebab konsep penyanyi asal Barat yang mengangkat kebudayaan Jepang di musik maupun video-nya bukanlah hal baru. Dalam video klip, Avril terlihat berdiri di tengah, ditemani penari latar dengan wajah khas Asia di sisi kiri dan kanannya.
Gwen Stefani, lewat lagunya yang berjudul 'Harajuku Girls' pun pernah menampilkan hal serupa. Bintang pop berkulit putih tampil di tengah, dengan dikelilingi wanita Asia yang mengenakan kostum warna-warni. Gaya busana yang ada di dalam video klip Avril maupun Gwen sama-sama terinspirasi dari penampilan anak muda yang populer di distrik Harajuku, Tokyo.
Lalu, apa yang membuat video klip dan lagu Avril disebut rasis? Seperti dikutip dari hlntv, mereka yang mengkomplain lagu terbaru Avril menganggap penampilan penyanyi berusia 30 tahun itu merupakan gambaran stereotype yang buruk dari budaya berpakaian di sana. Avril jadi terlihat aneh, padahal gaya para anak muda Harajuku seharusnya digambarkan dengan imej yang unik.
Sang bintang pop akhirnya menanggapi berbagai reaksi yang datang kepadanya. Ia tidak setuju jika video klip tersebut disebut rasis karena dia sendiri merupakan pencinta fashion dan kebudayaan Jepang.
"RACIST??? LOLOLOL!!! I love Japanese culture and I spend half of my time in Japan. I flew to Tokyo to shoot this video…" tulis Avril lewat akun Twitter-nya @AvrilLavigne.
Penyanyi yang telah menikah untuk kedua kalinya ini menambahkan, "…specifically for my Japanese fans, WITH my Japanese label, Japanese choreographers AND a Japanese director IN Japan."
Video 'Hello Kitty' sempat hilang dari YouTube setelah banyaknya tanggapan negatif. Namun label Epic Records yang mendistribusikan album Avril mengatakan, bukan itu yang menyebabkan video-nya ditarik. Sebab, pengunggah pertama video bukan dari channel resmi Avril di YouTube sehingga harus diturunkan. Kini video tersebut sudah muncul kembali.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sinopsis Spring Fever, Drakor Romcom Terbaru, Ahn Bo Hyun Jadi Pemuda Desa
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
Sinopsis Trauma Center di Bioskop Trans TV, Dibintangi Bruce Willis
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
Most Popular
1
8 Foto Bridesmaid Proposal Ranty Maria, Cantik Pancarkan Aura Calon Manten
2
TikTok Viral Verificator
Viral Pengantin di Bekasi Nikah Hanya di KUA Tanpa Resepsi, Bikin Iri Netizen
3
Sinopsis Spring Fever, Drakor Romcom Terbaru, Ahn Bo Hyun Jadi Pemuda Desa
4
Ramalan Zodiak Gemini 2026: Hidup Berubah, Cinta Datang di Waktu Tak Terduga
5
Ramalan Zodiak 6 Januari: Capricorn Banyak Uang, Aquarius Tak Perlu Gengsi
MOST COMMENTED











































