Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kecantikan Dakota Rose, Wanita Barbie yang Jadi Favorit di Jepang

wolipop
Senin, 10 Mar 2014 12:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Kotakoti
Jakarta - Satu lagi wanita yang mengaku jelmaan boneka di dunia nyata, namun wanita bernama Dakota Rose ini berbeda. Jika kebanyakan wanita Barbie berasal dari Ukraina atau Rusia, Dakota datang dari Florida dan mahir berbahasa Jepang. Inilah kecantikan Dakota saat menjelma menjadi sosok seperti boneka.


Dok. Kotakoti

Real Barbie

Seperti dikutip dari Rocket News, Dakota yang berasal dari Florida kini tinggal di Tokyo. Dia pun memulai debut karirnya sebagai model majalah Popteen di Negeri Sakura. Sejak kemunculannya, gadis 18 tahun ini menjadi favorit orang Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Real Barbie

Seperti dikutip dari Rocket News, Dakota yang berasal dari Florida kini tinggal di Tokyo. Dia pun memulai debut karirnya sebagai model majalah Popteen di Negeri Sakura. Sejak kemunculannya, gadis 18 tahun ini menjadi favorit orang Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Pindah

Dua tahun lalu Dakota memulai karirnya di Jepang dan pindah ke negeri tersebut dari Florida, AS. Dia pindah rumah setelah salah satu agensi model di Jepang mengontraknya. Kontrak kerja didapatnya setelah agensi tersebut melihat Dakota begitu populer dengan video tutorial dan rambutnya di You Tube.

Pindah

Dua tahun lalu Dakota memulai karirnya di Jepang dan pindah ke negeri tersebut dari Florida, AS. Dia pindah rumah setelah salah satu agensi model di Jepang mengontraknya. Kontrak kerja didapatnya setelah agensi tersebut melihat Dakota begitu populer dengan video tutorial dan rambutnya di You Tube.

You Tube

Dakota dikenal melalui blognya bernama Kotakoti yang semua kontennya dalam bahasa Jepang. Dalam memberikan video tutorial di You Tube, wanita berambut pirang kecokelatan ini juga berbahasa Jepang. Video-video tutorial yang diunggahnya ke Youtube di antaranya berisi tips bagaimana merias atau menata rambut ala tokoh anime seperti Sailor Moon. Berbagai videonya tersebut sudah ditonton lebih dari 10 juta kali.

You Tube

Dakota dikenal melalui blognya bernama Kotakoti yang semua kontennya dalam bahasa Jepang. Dalam memberikan video tutorial di You Tube, wanita berambut pirang kecokelatan ini juga berbahasa Jepang. Video-video tutorial yang diunggahnya ke Youtube di antaranya berisi tips bagaimana merias atau menata rambut ala tokoh anime seperti Sailor Moon. Berbagai videonya tersebut sudah ditonton lebih dari 10 juta kali.

Anime

Berbeda dengan wanita Barbie lainnya yang kerap berdandan seperti Barbie, anime menjadi inspirasi Dakota. Rambut lurus dan mata besar menjadi ciri khasnya yang disukai orang-orang di Jepang.

Anime

Berbeda dengan wanita Barbie lainnya yang kerap berdandan seperti Barbie, anime menjadi inspirasi Dakota. Rambut lurus dan mata besar menjadi ciri khasnya yang disukai orang-orang di Jepang.

Model

Dakota baru saja terpilih sebagai model eksklusif untuk Popteen. Popteen adalah majalah fashion bulanan untuk remaja perempuan yang terbit di Jepang, Taiwan dan Thailand. Dia telah melakukan pemotretan dan wawancara mengenai bagaimana dia belajar cara menata rambut dan harapannya ke depan.

Model

Dakota baru saja terpilih sebagai model eksklusif untuk Popteen. Popteen adalah majalah fashion bulanan untuk remaja perempuan yang terbit di Jepang, Taiwan dan Thailand. Dia telah melakukan pemotretan dan wawancara mengenai bagaimana dia belajar cara menata rambut dan harapannya ke depan.

Bahasa Jepang

Dakota cukup mahir berbahasa Jepang baik lisan maupun tulisan. Semua video tutorialnya dibuat dalam bahasa yang dikuasainya itu. Dia mengaku bisa berbahasa Jepang karena gemar menonton film anime dan membaca komik sejak usianya masih kecil.

Bahasa Jepang

Dakota cukup mahir berbahasa Jepang baik lisan maupun tulisan. Semua video tutorialnya dibuat dalam bahasa yang dikuasainya itu. Dia mengaku bisa berbahasa Jepang karena gemar menonton film anime dan membaca komik sejak usianya masih kecil.

Kritik

Daily Mail menulis, apa yang dilakukan Dakota dengan menjadi boneka di dunia nyata ini bisa berdampak negatif untuk anak-anak. Apalagi dia sendiri juga belum berusia cukup dewasa. Dr Gray, pakar di The British CBT & Counselling Service mengatakan, ketika seseorang terlalu fokus pada penampilan fisik di usia dini, bisa meningkatkan risiko terjadinya depresi, kegelisahan dan gangguan makan.

Kritik

Daily Mail menulis, apa yang dilakukan Dakota dengan menjadi boneka di dunia nyata ini bisa berdampak negatif untuk anak-anak. Apalagi dia sendiri juga belum berusia cukup dewasa. Dr Gray, pakar di The British CBT & Counselling Service mengatakan, ketika seseorang terlalu fokus pada penampilan fisik di usia dini, bisa meningkatkan risiko terjadinya depresi, kegelisahan dan gangguan makan.
(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads