Sharon Stone Dituduh Rasis ke Eks Pengasuh Anaknya
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 24 Mei 2012 08:13 WIB
Jakarta
-
Aktris Sharon Stone digugat oleh mantan pengasuh anaknya. Sang pengasuh yang keturunan Filipina mengaku diperlakukan secara rasis oleh Stone.
Erlinda Elemen, itulah nama wanita Filipina yang pernah bekerja untuk Stone. Dia awalnya hanya menjadi asisten pengasuh untuk salah satu dari tiga anak bintang film 'Basic Instict' itu. Namun pada 2008, dia dipromosikan menjadi pengasuh tetap anak sang aktris.
Elemen kemudian pindah ke rumah Stone pada 2008. Dia pun kerap ikut berpergian bersama aktris seksi itu sebelum akhirnya dipecat pada 2011.
Dalam gugatannya, Elemen mengaku Stone kerap memberikan komentar yang merendahkan aksen bicaranya. Aktris 54 tahun itu juga sering mengeluarkan kata-kata yang menjelek-jelekkan budaya Filipina. Misalnya saja, Elemen pernah diminta tidak bicara karena sang aktris tidak mau anak-anaknya bicara seperti si pengasuh.
Menurut Elemen, Stone juga pernah menyebut orang Filipina bodoh. Bintang film 'Above the Law' itu juga melarangnya untuk memiliki alkitab di rumah mereka. Tak sampai di situ, si pengasuh mengaku dia sebenarnya mau bekerja tujuh hari seminggu, namun Stone menuduhnya 'mencuri' untuk mendapatkan uang lembur dan malah meminta uangnya dikembalikan.
Seperti dikutip Radar Online, Stone dituduh mengurangi jam kerja dan pembayaran Elemen. Dia juga memecat pengasuh anaknya itu tanpa alasan pada 2011.
"Pelanggaran pada pembayaran lemburu biasa terjadi pada pekerja rumah tangga dan ironisnya Ms. Stone melakukan hal itu dengan benar tapi kemudian malah memecatnya karena menerima uang tersebut," ujar pengacara Elemen, Solomon Gresen.
(eny/eya)
Erlinda Elemen, itulah nama wanita Filipina yang pernah bekerja untuk Stone. Dia awalnya hanya menjadi asisten pengasuh untuk salah satu dari tiga anak bintang film 'Basic Instict' itu. Namun pada 2008, dia dipromosikan menjadi pengasuh tetap anak sang aktris.
Elemen kemudian pindah ke rumah Stone pada 2008. Dia pun kerap ikut berpergian bersama aktris seksi itu sebelum akhirnya dipecat pada 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Elemen, Stone juga pernah menyebut orang Filipina bodoh. Bintang film 'Above the Law' itu juga melarangnya untuk memiliki alkitab di rumah mereka. Tak sampai di situ, si pengasuh mengaku dia sebenarnya mau bekerja tujuh hari seminggu, namun Stone menuduhnya 'mencuri' untuk mendapatkan uang lembur dan malah meminta uangnya dikembalikan.
Seperti dikutip Radar Online, Stone dituduh mengurangi jam kerja dan pembayaran Elemen. Dia juga memecat pengasuh anaknya itu tanpa alasan pada 2011.
"Pelanggaran pada pembayaran lemburu biasa terjadi pada pekerja rumah tangga dan ironisnya Ms. Stone melakukan hal itu dengan benar tapi kemudian malah memecatnya karena menerima uang tersebut," ujar pengacara Elemen, Solomon Gresen.
(eny/eya)











































