Metode Bercinta yang Tepat Agar Cepat Hamil Walau Jarang Bertemu Suami
wolipop
Senin, 18 Feb 2013 12:36 WIB
Jakarta
-
Dokter, saya sudah empat bulan menikah tapi masih belum dikaruniai anak, karena saya kerja di luar kota sedangkan suami di dalam kota. Saya ketemu dengan suami dari hari Jumat sore sampai dengan hari Senin pagi. Bagaimana caranya agar saya bisa cepat hamil ya dokter ? Terimakasih atas bantuannya.
(Rini, 29 Tahun)
Jawab:
Jarak dalam suatu pernikahan dapat menjadi hambatan untuk terjadinya suatu kehamilan. Hal ini karena belum tentu masa subur Anda sesuai dengan jadwal pertemuan Anda dan suami. Untuk itu hendaknya Anda mulai melakukan perhitungan masa subur Anda. Catat tanggal berapa hari pertama siklus menstruasi Anda setiap bulannya. Dari hari pertama menstruasi ke hari pertama menstruasi bulan berikutnya merupakan 1 siklus menstruasi, lamanya bervariasi antara 20-40 hari.
Masa ovulasi atau lepasnya sel telur, merupakan pertengahan dari siklus tersebut, kurang lebih 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Misalnya siklus menstruasi Anda 28 hari (tanggal menstruasi selalu maju 2 hari), maka ovulasi Anda sekitar hari ke 14 setelah hari pertama menstruasi. Siklus ini bisa maju dan bisa mundur beberapa hari, demikian juga sperma, dapat bertahan hidup dalam tubuh Anda selama 1-2 hari. Sehingga Anda dan suami memiliki waktu sekitar 4 hari untuk berhubungan yang dapat menghasilkan kehamilan.
Bila Anda mengalami kesulitan menghitung masa subur, maka ada tanda-tanda fisik yang bisa menjadi penanda masa subur Anda, pertama ukurlah suhu tubuh dengan termometer setiap pagi saat bangun tidur, itu adalah suhu basal tubuh Anda. Catatlah dalam sebuah buku setiap harinya, Anda akan mendapatkan suhu basal tubuh yang relatif sama setiap harinya. Pada saat ovulasi, suhu basal tubuh akan mengalami sedikit penurunan yang akan naik kembali setelah aktivitas. Penanda fisik yang kedua adalah keluarnya lendir vagina yang encer dan banyak, lendir tersebut tidak akan lepas bila kita pisahkan dengan dua buah jari.
Dengan kalender masa subur dan kedua penanda fisik itulah diketahuinya masa ovulasi Anda, dan saat itulah saat terbaik melakukan hubungan seksual. Mudah-mudahan masa itu terjadi antara hari jumat sore sampai senin pagi. Anda juga dapat mengetahui masa subur dengan pemeriksaan di dokter kandungan, yaitu dengan ultrasonografi (USG) transvaginal, dengan alat tersebut akan terlihat dan terukur ukuran folikel-folikel di indung telur, sehingga dapat diketahui kapan folikel tersebut akan pecah dan mengeluarkan sel telur.
Kualitas sperma juga mempengaruhi kecepatan terjadinya kehamilan. Walaupun hanya diperlukan satu sperma untuk membuahi sel telur, namun konsentrasi sperma dalam air mani dan juga tingkat kecacatan sperma sangat mempengaruhi untuk terjadinya pembuahan. Usahakan agar suami Anda tidak menggunakan celana yang terlalu ketat, duduk dalam jangka waktu lama di tempat yang panas, serta perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan antioksidan untuk memperbaiki kualitas sperma.
Lakukan hubungan seksual di hari ovulasi, bila perlu tunda hubungan seksual sebelum hari ovulasi agar kualitas sperma memang yang terbaik saat ovulasi. Jangan langsung bangkit setelah hubungan seksual, bila perlu ganjal pinggul Anda dengan bantal agar sperma tertahan di sekitar rahim Anda. Pastikan Anda tidak terlalu lelah dalam perjalanan bolak balik ke tempat tinggal Anda, karena kehamilan memerlukan tubuh yang bugar dan pasokan oksigen yang lancar. Hal-hal di atas dapat Anda coba untuk mempercepat terjadinya kehamilan, namun bila setelah 1 tahun masih belum terjadi kehamilan, maka sebaiknya Anda dan suami memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui apakah terdapat kelainan.
(eny/eny)
(Rini, 29 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa ovulasi atau lepasnya sel telur, merupakan pertengahan dari siklus tersebut, kurang lebih 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Misalnya siklus menstruasi Anda 28 hari (tanggal menstruasi selalu maju 2 hari), maka ovulasi Anda sekitar hari ke 14 setelah hari pertama menstruasi. Siklus ini bisa maju dan bisa mundur beberapa hari, demikian juga sperma, dapat bertahan hidup dalam tubuh Anda selama 1-2 hari. Sehingga Anda dan suami memiliki waktu sekitar 4 hari untuk berhubungan yang dapat menghasilkan kehamilan.
Bila Anda mengalami kesulitan menghitung masa subur, maka ada tanda-tanda fisik yang bisa menjadi penanda masa subur Anda, pertama ukurlah suhu tubuh dengan termometer setiap pagi saat bangun tidur, itu adalah suhu basal tubuh Anda. Catatlah dalam sebuah buku setiap harinya, Anda akan mendapatkan suhu basal tubuh yang relatif sama setiap harinya. Pada saat ovulasi, suhu basal tubuh akan mengalami sedikit penurunan yang akan naik kembali setelah aktivitas. Penanda fisik yang kedua adalah keluarnya lendir vagina yang encer dan banyak, lendir tersebut tidak akan lepas bila kita pisahkan dengan dua buah jari.
Dengan kalender masa subur dan kedua penanda fisik itulah diketahuinya masa ovulasi Anda, dan saat itulah saat terbaik melakukan hubungan seksual. Mudah-mudahan masa itu terjadi antara hari jumat sore sampai senin pagi. Anda juga dapat mengetahui masa subur dengan pemeriksaan di dokter kandungan, yaitu dengan ultrasonografi (USG) transvaginal, dengan alat tersebut akan terlihat dan terukur ukuran folikel-folikel di indung telur, sehingga dapat diketahui kapan folikel tersebut akan pecah dan mengeluarkan sel telur.
Kualitas sperma juga mempengaruhi kecepatan terjadinya kehamilan. Walaupun hanya diperlukan satu sperma untuk membuahi sel telur, namun konsentrasi sperma dalam air mani dan juga tingkat kecacatan sperma sangat mempengaruhi untuk terjadinya pembuahan. Usahakan agar suami Anda tidak menggunakan celana yang terlalu ketat, duduk dalam jangka waktu lama di tempat yang panas, serta perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan antioksidan untuk memperbaiki kualitas sperma.
Lakukan hubungan seksual di hari ovulasi, bila perlu tunda hubungan seksual sebelum hari ovulasi agar kualitas sperma memang yang terbaik saat ovulasi. Jangan langsung bangkit setelah hubungan seksual, bila perlu ganjal pinggul Anda dengan bantal agar sperma tertahan di sekitar rahim Anda. Pastikan Anda tidak terlalu lelah dalam perjalanan bolak balik ke tempat tinggal Anda, karena kehamilan memerlukan tubuh yang bugar dan pasokan oksigen yang lancar. Hal-hal di atas dapat Anda coba untuk mempercepat terjadinya kehamilan, namun bila setelah 1 tahun masih belum terjadi kehamilan, maka sebaiknya Anda dan suami memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui apakah terdapat kelainan.
(eny/eny)
Olahraga
Legging High Waist untuk Yoga & Lari dari Seri Brand COSI! Pilih yang Sesuai dengan Aktivitasmu
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Pakaian Wanita
Effortless Chic Tanpa Ribet! Tunik Monogram Elzatta untuk Look Rapi di Berbagai Momen
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perut Kram & Keluar Darah Saat Berhubungan Seks, Bahaya atau Tidak?
Libido Makin Lama Makin Turun Padahal Usia Masih Muda, Apakah Normal?
Bagaimana Agar Cepat Hamil Setelah Berhenti KB Suntik?
Takut Suami Tidak Bahagia karena Miss V Terlalu Banyak Keluarkan Cairan
Belum Punya Anak karena Kandungan Sperma Nol, Bagaimana Mengatasinya?
Most Popular
1
Potret Maudy Koesnaedi Mesra Bareng Suami, Wajah Awet Muda Curi Atensi
2
Viral Punch the Monkey, Boneka Orangutan IKEA Langsung Ludes
3
'Fashion Is Art' Jadi Dress Code Met Gala 2026, Langsung Disambut Kritik
4
Mantan Suami Barbie Hsu Dikaruniai Anak Pertama dari Istri Kedua
5
Viral Verificator
Viral! Pria Magelang Bikin Baju Lari Microfiber, Modal Cuma Rp 150 Ribu
MOST COMMENTED











































