Risiko yang Harus Dihadapi Saat Melakukan Anal Seks
Vanda Mustika - wolipop
Jumat, 11 Jan 2013 17:46 WIB
Jakarta
-
Suami saya suka anal seks sebagai variasi bercinta. Sejauh ini saya tidak pernah mengalami luka lecet saat terjadi penetrasi. Yang jadi pertanyaan, amankah jika suami ejakulasi di dalam anus? Apa yang terjadi jika pasca bercinta saya tidak langsung mengeluarkan cairan sperma dari anus? Trims.
(Risma, 25 Tahun)
Jawab:
Seks anal, salah satu bentuk variasi hubungan seksual yang digemari hanya oleh orang tertentu saja. Ditinjau dari sisi medis, seks anal ini masih dipertimbangkan sisi keamanannya, karena jenis bakteri yang berada di sekitar alat kelamin berbeda dengan yang berada di dalam anus. Dengan melakukan seks anal maka akan terjadi perpindahan populasi bakteri dari dalam usus ke sekitar alat reproduksi anda, dan sebaliknya, yang bisa menyebabkan terjadinya mutasi (perubahan bentuk) dari kuman-kuman ini.
Pertimbangan kedua, luka-luka mikro yang tidak kasat mata lebih banyak terjadi pada seks anal, dimana terdapat pembuluh darah yang terbuka akibat luka mikro tersebut. Pembuluh darah yang terbuka tersebut mudah sekali untuk menjadi titik masuknya bakteri/virus/kuman ke dalam tubuh kita. Selain itu, karena tidak dirancang untuk menerima penis, maka otot-otot yang melingkari anus tersebut akan menjadi tidak kencang lagi. Pada pemeriksaan anus dari orang yang sering melakukan seks anal maka ditemukan perubahan bentuk anusnya (menjadi seperti corong).
Kenikmatan dari seks anal ini juga masih menjadi pertanyaan. Di daerah anus tidak terdapat ujung saraf bebas sebanyak yang terdapat di dinding vagina, sehingga reseptor yang menerima rangsang nikmat tentunya tidak seperti vagina. Namun bagi laki-laki yang melakukan seks anal mungkin akan merasakan kenikmatan yang lebih, karena anus memiliki 2 lapisan otot yang terletak sirkuler dan memanjang sehingga menghasilkan penekanan yang lebih kuat pada penis.
Jika anda dan pasangan sering melakukan seks anal sebagai salah satu bentuk variasi hubungan seksual, maka sebaiknya anda dan pasangan cukup waspada akan bahayanya dari segi medis, walaupun sebagai perempuan anda dapat menikmati hubungan tersebut. Ejakulasi di dalam anus sendiri tidak akan menjadi masalah dan tidak akan menimbulkan kehamilan, karena cairan ejakulasi yang keluar hanya akan masuk ke rongga usus.
(eny/eny)
(Risma, 25 Tahun)
Jawab:
Seks anal, salah satu bentuk variasi hubungan seksual yang digemari hanya oleh orang tertentu saja. Ditinjau dari sisi medis, seks anal ini masih dipertimbangkan sisi keamanannya, karena jenis bakteri yang berada di sekitar alat kelamin berbeda dengan yang berada di dalam anus. Dengan melakukan seks anal maka akan terjadi perpindahan populasi bakteri dari dalam usus ke sekitar alat reproduksi anda, dan sebaliknya, yang bisa menyebabkan terjadinya mutasi (perubahan bentuk) dari kuman-kuman ini.
Pertimbangan kedua, luka-luka mikro yang tidak kasat mata lebih banyak terjadi pada seks anal, dimana terdapat pembuluh darah yang terbuka akibat luka mikro tersebut. Pembuluh darah yang terbuka tersebut mudah sekali untuk menjadi titik masuknya bakteri/virus/kuman ke dalam tubuh kita. Selain itu, karena tidak dirancang untuk menerima penis, maka otot-otot yang melingkari anus tersebut akan menjadi tidak kencang lagi. Pada pemeriksaan anus dari orang yang sering melakukan seks anal maka ditemukan perubahan bentuk anusnya (menjadi seperti corong).
Kenikmatan dari seks anal ini juga masih menjadi pertanyaan. Di daerah anus tidak terdapat ujung saraf bebas sebanyak yang terdapat di dinding vagina, sehingga reseptor yang menerima rangsang nikmat tentunya tidak seperti vagina. Namun bagi laki-laki yang melakukan seks anal mungkin akan merasakan kenikmatan yang lebih, karena anus memiliki 2 lapisan otot yang terletak sirkuler dan memanjang sehingga menghasilkan penekanan yang lebih kuat pada penis.
Jika anda dan pasangan sering melakukan seks anal sebagai salah satu bentuk variasi hubungan seksual, maka sebaiknya anda dan pasangan cukup waspada akan bahayanya dari segi medis, walaupun sebagai perempuan anda dapat menikmati hubungan tersebut. Ejakulasi di dalam anus sendiri tidak akan menjadi masalah dan tidak akan menimbulkan kehamilan, karena cairan ejakulasi yang keluar hanya akan masuk ke rongga usus.
(eny/eny)
Kesehatan
Pegal Seharian? Philips Massage PPM4311 Bikin Relaksasi Otot Jadi Lebih Praktis di Rumah
Pakaian Wanita
Lagi Butuh Batik untuk Berbagai Acara? Pilihan Atasan Batik Wanita Ini Siap Bikin Kamu Makin Pede
Home & Living
Rumah Masih Terasa Kosong? 3 Dekor Kayu Ini Bikin Rumah Makin Estetik dan Tetap Punya Nilai Fungsi
Pakaian Wanita
Tas Kecil Tapi Nampung Banyak? Pilih COLORFUL FOX Slingbag, Jadi Solusi Praktis Buat Aktivitas Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perut Kram & Keluar Darah Saat Berhubungan Seks, Bahaya atau Tidak?
Libido Makin Lama Makin Turun Padahal Usia Masih Muda, Apakah Normal?
Bagaimana Agar Cepat Hamil Setelah Berhenti KB Suntik?
Takut Suami Tidak Bahagia karena Miss V Terlalu Banyak Keluarkan Cairan
Belum Punya Anak karena Kandungan Sperma Nol, Bagaimana Mengatasinya?
Most Popular
1
Momen Langka Matt Damon Tampil Bareng 3 Putri Cantiknya di Karpet Merah
2
Rekomendasi 5 Sneakers dengan Perpaduan Warna yang Tren di 2026
3
Viral Verificator
Sunatan Rasa Resepsi Nikah! Bocah Ini Viral Tampil Pakai Deretan Cincin Emas
4
Viral Kisah Asuransi Cinta, Beli Rp 481 Ribu Cair Rp 24 Juta Setelah 10 Tahun
5
Ramalan Zodiak 17 Januari: Aries Penghematan, Gemini Bijak Kelola Keuangan
MOST COMMENTED











































