Masturbasi dengan Jari, Apakah Berpengaruh ke Selaput Dara?
wolipop
Jumat, 20 Apr 2012 16:23 WIB
Jakarta
-
Saya sering memasukkan jari ke Miss V saat terangsang hingga merasa puas. Apakah berbahaya saya melakukan itu? Apakah tidak ada pengaruh dengan selaput dara, berhubung aku masih virgin. Thanks
Fitri, 22 Tahun
Jawab:
Masturbasi merupakan suatu cara untuk merangsang diri sendiri demi mendapatkan kepuasan seksual. Pada laki-laki lebih mudah untuk melakukan masturbasi ini karena daerah paling sensitifnya terdapat di area batang penis, sehingga stimulasi seksual diberikan di daerah penis.
Namun pada perempuan, seringkali titik sensitifnya terletak di daerah yang lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk mencapainya. Biasanya untuk bisa mencapai orgasme, maka stimulasi diberikan di sekitar klitoris ataupun di area G spot yang terletak di bagian dalam vagina. Stimulasi ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan jari ataupun dengan alat bantu seksual seperti dildo.
Vagina dan sekitarnya merupakan daerah yang harus dijaga kebersihannya. Tidak seperti kulit yang memiliki pelindung terhadap dunia luar, vagina dan sekitarnya lapisan terluarnya berupa mukosa yang lebih rentan terhadap bakteri. Sebenarnya vagina sendiri memiliki suasana asam sehingga mampu melindungi diri dari bakteri, namun bila jumlah kumannya berlebihan maka dapat terjadi peradangan/infeksi pada daerah vagina dan sekitarnya, yang bisa menimbulkan keluhan berupa bengkak/benjolan, rasa nyeri ataupun keputihan. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum menyentuh atau memasukkan sesuatu ke dalam vagina baik tangan maupun benda lain, sebaiknya pastikan apapun itu dalam keadaan bersih (sudah dicuci dengan sabun terlebih dahulu).
Selaput dara terletak di mulut vagina, berupa suatu lipatan mukosa yang bentuknya tidak sama antara satu perempuan dengan perempuan lain. Ada yang berupa lipatan mukosa melingkari dinding vagina, ada juga yang berupa membran berlubang-lubang di mulut vagina. Kelenturan dari selaput dara ini juga berbeda-beda pada tiap perempuan, ada yang mudah robek dan ada yang sangat lentur sehingga sulit untuk terjadinya robekan.
Memasukkan jari ke dalam vagina untuk mencapai orgasme memiliki risiko untuk terjadinya robekan, mengingat kita tidak tahu bentuk dan kelenturan selaput dara tersebut. Selain itu jika kebersihan jari tidak dijaga maka ada kemungkinan untuk terjadinya infeksi dari bakteri di tangan kita. Seiring dengan berjalannya waktu, usia anda saat inipun sudah mencapai usia biologis yang matang untuk berumah tangga, oleh sebab itu seringkali timbul keinginan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Sebenarnya masalah ini dapat teratasi dengan menikah, setelah menikah anda akan bisa mendapatkan kepuasan seksual melalui hubungan seksual yang sehat dengan suami anda nantinya.
(eny/eny)
Fitri, 22 Tahun
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada perempuan, seringkali titik sensitifnya terletak di daerah yang lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk mencapainya. Biasanya untuk bisa mencapai orgasme, maka stimulasi diberikan di sekitar klitoris ataupun di area G spot yang terletak di bagian dalam vagina. Stimulasi ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan jari ataupun dengan alat bantu seksual seperti dildo.
Vagina dan sekitarnya merupakan daerah yang harus dijaga kebersihannya. Tidak seperti kulit yang memiliki pelindung terhadap dunia luar, vagina dan sekitarnya lapisan terluarnya berupa mukosa yang lebih rentan terhadap bakteri. Sebenarnya vagina sendiri memiliki suasana asam sehingga mampu melindungi diri dari bakteri, namun bila jumlah kumannya berlebihan maka dapat terjadi peradangan/infeksi pada daerah vagina dan sekitarnya, yang bisa menimbulkan keluhan berupa bengkak/benjolan, rasa nyeri ataupun keputihan. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum menyentuh atau memasukkan sesuatu ke dalam vagina baik tangan maupun benda lain, sebaiknya pastikan apapun itu dalam keadaan bersih (sudah dicuci dengan sabun terlebih dahulu).
Selaput dara terletak di mulut vagina, berupa suatu lipatan mukosa yang bentuknya tidak sama antara satu perempuan dengan perempuan lain. Ada yang berupa lipatan mukosa melingkari dinding vagina, ada juga yang berupa membran berlubang-lubang di mulut vagina. Kelenturan dari selaput dara ini juga berbeda-beda pada tiap perempuan, ada yang mudah robek dan ada yang sangat lentur sehingga sulit untuk terjadinya robekan.
Memasukkan jari ke dalam vagina untuk mencapai orgasme memiliki risiko untuk terjadinya robekan, mengingat kita tidak tahu bentuk dan kelenturan selaput dara tersebut. Selain itu jika kebersihan jari tidak dijaga maka ada kemungkinan untuk terjadinya infeksi dari bakteri di tangan kita. Seiring dengan berjalannya waktu, usia anda saat inipun sudah mencapai usia biologis yang matang untuk berumah tangga, oleh sebab itu seringkali timbul keinginan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Sebenarnya masalah ini dapat teratasi dengan menikah, setelah menikah anda akan bisa mendapatkan kepuasan seksual melalui hubungan seksual yang sehat dengan suami anda nantinya.
(eny/eny)
Olahraga
Nike Vapor 12 Hard Court, Sepatu Tenis Nyaman dan Responsif
Fashion
Cari Outfit Stylish untuk Acara Malam? Coba Bustier Tank dari H&M Divided
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perut Kram & Keluar Darah Saat Berhubungan Seks, Bahaya atau Tidak?
Libido Makin Lama Makin Turun Padahal Usia Masih Muda, Apakah Normal?
Bagaimana Agar Cepat Hamil Setelah Berhenti KB Suntik?
Takut Suami Tidak Bahagia karena Miss V Terlalu Banyak Keluarkan Cairan
Belum Punya Anak karena Kandungan Sperma Nol, Bagaimana Mengatasinya?
Most Popular
1
10 Makanan yang Bantu Menurunkan Hormon Stres, Cocok Disantap saat Burnout
2
Ramalan Zodiak 4 April: Libra Masalah Menghadang, Scorpio Jangan Takut
3
Heboh Penampilan Terbaru Ju Ji Hoon dengan Gigi Ompong Saat Promosi Drakor
4
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
5
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
MOST COMMENTED











































