Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Anak Broken Home

Ketika Anak Broken Home Tak Selalu Identik dengan Kegagalan

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 26 Jun 2015 08:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Perselisihan dan perbedaan pendapat merupakan suatu hal wajar yang sering terjadi di antara pasangan suami-istri. Tetapi jika hal tersebut terus-menerus dilakukan, terlebih lagi di depan sang anak, mereka akan menjadi terganggu dan lambat laun akan merasakan trauma.

Di saat seperti ini, anak akan merasa diabaikan karena tidak ada yang memberikannya perhatian dan tidak adanya komunikasi antara dirinya dengan orangtua. Lambat laun, situasi ini membuatnya menjadi anak broken home, yaitu suatu kondisi yang menggambarkan suasana keluarga yang tidak harmonis sehingga menyebabkan terjadinya konflik dan perpecahan di dalam keluarga tersebut.

Hal inilah yang akan menjadi tema liputan khusus Wolipop hari ini, Jumat (26/6/2015). Dengan menghadirkan nara sumber yang mumpuni di bidangnya yang akan membahas tentang penyebab utama terjadinya konflik keluarga sehingga memengaruhi kondisi mental anak, dampak yang mungkin timbul pada mereka, serta tindakan esktrem yang mungkin dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diterangkan oleh psikolog Ayoe Sutomo, hal mendasar yang mungkin saja terjadi pada anak broken home adalah perubahan perilaku sang anak menjadi buruk, kasar, dan tidak menyenangkan. "Ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi dari kurangnya perhatian dan kasih sayang atau problem emosi lainnya," tutur Ayoe saat dihubungi Wolipop, Selasa (23/6/2015).

Ada pula psikolog Melly Puspita Sari dan Elizabeth Santoso yang masing-masing akan memberikan pengamatannya mengenai cara memberikan pengertian kepada anak saat kondisi keluarga kurang harmonis. Menurut Melly, saat hubungan keluarga sedang tidak harmonis atau dilanda masalah, berikan pengertian kepada anak melalui pendekatan kasih sayang.

Beri tahu mereka bahwa orang dewasa memiliki hak untuk menentukan dirinya. "Beri pengertian kepada mereka bahwa konflik yang terjadi di antara orangtua itu tidak ada hubungannya dengan sang anak, melainkan kehidupan orang dewasa. Ajak mereka untuk melihat sesuatu dengan cara yang berbeda," tutur Melly saat dihubungi Wolipop.

Selain itu, ada pula kisah sukses para selebriti yang dulunya berasal dari keluarga broken home seperti Christina Aguilera, Oprah Winfrey, dan masih banyak lagi. Penasaran seperti apa kisahnya? Simak ulasan khusus Wolipop selengkapnya hari ini.

(int/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads