Persiapan Pernikahan Dalam Waktu Singkat
Setiap pasangan yang menjalani hubungan tentunya ingin menuju ke tahap yang lebih tinggi lagi, yakni pernikahan. Namun dalam kenyataannya, mempersiapkan pernikahan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.
Di Indonesia, menyiapkan pernikahan tak hanya dilakukan oleh calon pengantin saja. Terlebih lagi bagi mereka yang menyiapkan pernikahan dalam waktu singkat, secara otomatis para keluarga dan kerabat pun turut dilibatkan agar acara dapat berjalan lancar.
Dalam menyiapkan pernikahan, tak jarang masing-masing pihak keluarga memiliki masukan dan pendapat tersendiri dalam pelaksanaan pernikahan. Mereka menyarankan segala sesuatunya dijalankan berdasarkan pakem-pakem yang berlaku, mulai dari adat yang digunakan, prosesi upacara pernikahan, tata letak pelaminan, dekorasi ruangan, hingga hal-hal kecil lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Psikolog Anna Surti Ariani, M.Psi menjelaskan hal tersebut bukan merupakan suatu perkara besar dan bisa dihadapi oleh masing-masing calon mempelai. "Ketika calon pengantin itu kompak dan bisa kerja sama dengan orang tua masing-masing dalam mengatur pernikahan, maka segala macam permasalahan yang terjadi bisa dihindari," ujarnya saat diwawancarai Wolipop via telepon, Senin (20/5/2015).
Tiara Josodirjo selaku wedding organizer dari TJ & A mengatakan, umumnya persiapan pernikahan dilakukan selama delapan bulan hingga satu tahun setelah pasangan memutuskan untuk menikah. Tetapi terkadang ada beberapa pasangan yang ingin menikah lebih cepat sehingga persiapan pernikahan pun harus dilakukan dalam waktu yang singkat.
Tetapi, sulitnya menemukan gedung pernikahan menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi menyiapkan pernikahan dalam waktu singkat. Ibu dua anak ini menyarankan untuk lebih kreatif dengan mencari tempat yang sesuai dengan jumlah tamu undangan. Ada beberapa alternatif yang bisa dipilih, misalnya restauran, taman, atau pinggir pantai.
(int/fer)











































