Menelusuri Berbagai Persaingan di Tempat Kerja
wolipop
Jumat, 20 Mar 2015 07:30 WIB
Jakarta
-
Persaingan adalah hal lumrah yang seringkali terjadi di dalam sebuah perusahaan. Banyak para karyawan yang berusaha untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi atau berjuang lebih keras untuk mencapai target yang ditentukan oleh pimpinannya.
Di dalam dunia kerja, ada pula persaingan sehat dan tidak sehat. Seperti yang dipaparkan dalam liputan khusus Wolipop hari ini, Jumat (20/03/2015), dituturkan pula oleh pembicara dan pakar sumber daya manusia Ir. Timotius Oyong, persaingan sehat hanya mungkin terjadi bila seluruh karyawannya memiliki mental yang sehat.
Persaingan yang tidak sehat adalah sengaja mengatur situasi tertentu, agar rekan lain merasa tidak siap untuk menghadapi persaingan. "Misalnya, Anda sengaja mengatur sedemikian rupa agar rekan lain terlambat memberikan laporan, atau tidak mendapatkan informasi yang cukup. Persaingan tidak sehat juga termasuk menjatuhkan citra rekan lain dengan menebarkan gosip," tutur Oyong.
Contoh persaingan yang tidak sehat ini lebih lanjut dijelaskan oleh motivator Andrie Wongso. Jika Anda bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang penjualan barang dan Anda mengetahui bahwa rekan kerja akan menjual barang tersebut kepada pelanggan setianya. Anda akan berusaha untuk mencari pelanggan tersebut dan menawarkan barang yang sama dengan memberikan diskon lebih besar.
Persaingan yang tidak sehat ini pula secara langsung akan menimbulkan kerusakan dalam hubungan yang telah dijalin. Baik hubungan antar sesama karyawan, dengan perusahaan, sekaligus antara individu dengan orang lain di luar perusahaan.
Persaingan sehat seperti ini sangatlah sulit untuk ditemui di Indonesia. Menurut Andrie, ini merupakan sebuah kultur dan kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan. "Mau diubah juga tidak segampang itu. Jadi sementara kembali kepada diri kita masing-masing dan sosok pimpinan yang sangat berperan. Kalau dia senang membanding-bandingkan anak buah, yang ada nanti kekompakan karyawan akan pecah," tutupnya.
(fer/fer)
Di dalam dunia kerja, ada pula persaingan sehat dan tidak sehat. Seperti yang dipaparkan dalam liputan khusus Wolipop hari ini, Jumat (20/03/2015), dituturkan pula oleh pembicara dan pakar sumber daya manusia Ir. Timotius Oyong, persaingan sehat hanya mungkin terjadi bila seluruh karyawannya memiliki mental yang sehat.
Persaingan yang tidak sehat adalah sengaja mengatur situasi tertentu, agar rekan lain merasa tidak siap untuk menghadapi persaingan. "Misalnya, Anda sengaja mengatur sedemikian rupa agar rekan lain terlambat memberikan laporan, atau tidak mendapatkan informasi yang cukup. Persaingan tidak sehat juga termasuk menjatuhkan citra rekan lain dengan menebarkan gosip," tutur Oyong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persaingan yang tidak sehat ini pula secara langsung akan menimbulkan kerusakan dalam hubungan yang telah dijalin. Baik hubungan antar sesama karyawan, dengan perusahaan, sekaligus antara individu dengan orang lain di luar perusahaan.
Persaingan sehat seperti ini sangatlah sulit untuk ditemui di Indonesia. Menurut Andrie, ini merupakan sebuah kultur dan kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan. "Mau diubah juga tidak segampang itu. Jadi sementara kembali kepada diri kita masing-masing dan sosok pimpinan yang sangat berperan. Kalau dia senang membanding-bandingkan anak buah, yang ada nanti kekompakan karyawan akan pecah," tutupnya.
(fer/fer)
Hobi dan Mainan
Pigmented dan Punya Banyak Warna! Giorgine Solid Watercolor Paint yang Praktis untuk Melukis
Olahraga
Fokus Melatih Lower Body Tanpa Ribet, Skipping Jadi Solusi Latihan di Rumah
Hobi dan Mainan
Bebas Melukis di Berbagai Media, Cat Akrilik Hightune yang Ramah Anak & Mudah Dipakai
Hobi dan Mainan
Aman Berkendara Tanpa Merusak Hijab! Helm Jitsu Hijab Friendly yang Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sudah Lembur Tapi Gaji Masih Kurang? Ini Voucher Belanja Gratis Buat Kamu
Ada yang Baru di Wolipop, Kamu Bisa Minta Ramal Zodiak
Selamat! Ini Dia 25 Pemenang Detikcom Anti Bokek Awal Tahun
Cara Mudah Dapat Uang Tambahan dari Detikcom Saat Isi Dompet Menipis
Detikcom Bagi-bagi Bonus Buat Kamu yang Gaji Menipis karena Liburan
Most Popular
1
Foto Ranty Maria-Rayn Wijaya Kompak Kenakan Busana Oriental di Acara Tea Pai
2
Gaya Febby Rastanty di Lamaran Adik, Cantik nan Flawless dengan Kebaya
3
Kapan Putri Charlotte Boleh Pakai Mahkota? Diprediksi Sebelum Menikah
4
Makna Anting Tanduk Kerbau Maudy Ayunda di Sundance Film Festival 2026
5
13 Inspirasi Warna Rambut Dark Brown yang Elegan (Part 1)
MOST COMMENTED











































