Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menyelami Profesi Make-up Artist yang Glamour

wolipop
Jumat, 27 Sep 2013 09:09 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Tidak semua orang piawai mempercantik wajahnya dengan riasan. Diperlukan teknik-teknik khusus untuk mengetahui karakter wajah setiap individu untuk kemudian mentransformasikannya jadi lebih menarik dan enak dipandang. Untuk itulah profesi make-up artist dibutuhkan.

Semakin ahli dan dikenal, fee seorang penata rias pun bisa makin tinggi. Tapi 'harga tinggi' itu tidak serta merta langsung mereka dapatkan. Beberapa make-up artist ternama pernah mengawali karirnya dari bawah dengan bayaran minimal.

Liputan khusus kali ini, Jumat (27/09/2013), mengangkat para seniman wajah yang lambat laun menjadi komersil dan mendatangkan keuntungan yang cukup besar. Profesi yang didasari oleh hobi, keterampilan dan kemampuan untuk beradaptasi ini semakin diminati banyak orang dari hari ke hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bubah Alfian, Ryan Ogilvy, Marlene Hariman pun angkat bicara tentang suka-duka mereka menggeluti profesi ini dan sedikit banyak berbagi tips sukses. Jam terbang pun memperngaruhi honor yang diapat, setelah bertahun-tahun menggeluti profesi ini dan mengantongi banyak pengalaman.

Namun bagi Ryan, harga hanyalah bentuk penghargaan atas profesinya secara fisik. Menurutnya, semua hal bukan selalu tentang uang tapi yang lebih penting adalah, ia bekerja untuk memperoleh kebahagiaan. Yaitu bahagia ketika dirinya berhasil menciptakan karya seni dan mempercantik orang lain dengan tangannya sendiri.


(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads