Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

My Black Valentine

wolipop
Selasa, 12 Feb 2013 17:47 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Hari Valentine akan segera tiba. Beberapa pasangan tentunya sudah menanti-nanti momen kasih sayang tersebut. Bahkan ada juga yang sudah menyiapkan hadiah untuk sang kekasih. Bagiamana dengan Anda? Apakah Anda termasuk orang yang suka merayakannya?

Betapa mengejutkan bahwa faktanya lebih dari 90% orang tidak menganggapnya penting. Hal ini dikarenakan rasa sayang itu diwujudkan tiap hari, bukan di hari yang jatuh tanggal 14 Februari. Faktor lainnya mungkin karena banyak jomblo di luar sana yang tidak memiliki pasangan untuk berbagi momen tersebut. Berangkat dari sini, kami mengangkat tema My Black Valentine, Selasa (12/02/2013).

Ada yang bersikap netral, ada yang sangat bersukacita merayakannya hingga adapula yang skeptis. Apa penyebab mereka merasa demikian? Kamipun berbincang panjang lebar dengan psikolog Ratih Ibrahim. Ia mengatakan bahwa pengalaman cinta tidak menyenangkan hingga menyebabkan trauma juga bisa membuat seseorang membangun sikap antisipasi pada kemungkinan memiliki pasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami juga berusaha memahami makana Valentine lebih dalam dengan Psikolog Anna Surti Ariani yang menyampaikan bahwa mereka yang menolak merayakan Valentine, tetap perlu menunjukkan cintanya pada orang terkasih. Untuk berbagi kasih sayang ini memang tidak harus di Hari Valentine. Realita cintapun harus dijaga, karena umumnya anita sering mendambakan mendapat perlakuan spesial dari orang yang dicintainya saat Valentine. Misalnya saja mulai dari perlakuan umum seperti dihadiahi bunga atau cokelat hingga diberikan surprise romantis seperti dilamar.

Jomblo di hari Valentine? Jangan sedih, banyak yang bernasib sama dengan Anda. Untuk itu, hiburlah diri dengan menonton film-film bermutu bersama para sahabat yang kami rangkum dalam salah satu artikel. Cara lainnya juga bisa dilakukan lewat menunjukkannya kepada keluarga, bak=ik orangtua maupun saudara. Tidak perlu pesta besar-besaran untuk merayakan Valentine, cukup hadiah-hadiah sepele yang dikemas secara baik bisa membuat orang lain bahagia karena yang dilihat bukan barangnya tapi usahanya.

Dan bagi Anda yang meryakannya dengan pasangan, hari spesial ini bis jadi bencana karena terlalu banyak menghamburkan uang dan tenaga. Jangan sampai hal ini terjadi. Menunjukkan cinta pun tidak hanya bisa dilakukan melalui kata-kata, ciuman, atau hadiah. Namun juga bisa dengan memberikan waktu Anda kepada orang yang spesial. Sebagai contoh, saat malam Valentine Anda rela menemani pasangan kerja lembur meskipun Anda sudah lelah seharian beraktivitas. Ini juga merupakan cara yang romantis tanpa perlu menghambur-hamburkan uang.

(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads