Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Satrio Alexa

Musisi dan Pebisnis yang Tidak Bisa Lepas dari Gadget

wolipop
Senin, 01 Okt 2012 00:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Lama tak terdengar kabarnya di dunia musik Indonesia, ternyata Satrio 'Alexa' makin eksis sebagai pebisnis. Saat ini Satrio masih sibuk mengurus Riverbrick, dimana dia menjabat sebagai Presiden Direktur. Riverbrick sendiri adalah perusahaan multi-kreatif berskala nasional yang menyediakan jasa audio, visual dan studio. Satrio juga aktif sebagai produser penyanyi lain seperti Afgan, Vidi Aldiano, Christian Bautista, Legna dan Seringai.

Saat ditemui di restoran terbarunya, LULO Kitchen & Bar di Kemang, Satrio mengaku insting bisnisnya ternyata sudah terbentuk dari kecil. "Awalnya gara-gara sejak kecil orangtua gue selalu kasih buku, padahal sebagai anak-anak gue ingin punya mainan, robot-robotan. Akhirnya gue putar otak. Ayah gue arsitek, gambarnya bagus-bagus dan gue jual ke teman-teman. Uangnya untuk gue beli mainan," ujar Satrio blak-blakan.

"Gue memang senang dagang dan hidup di dunia entertainment. Sebenarnya entertainment sendiri kan juga bisnis. Bagaimana cara mengolah uang, menikmati dan menghargai value of money. Itu yang paling penting tapi sering dilupakan musisi. Basi banget kalau uang habis untuk narkoba dan hal-hal negatif lainnya. Bagi musisi, penting banget untuk nabung dan investasi," Satrio berpesan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, kalau Satrio sibuk berbisnis terus, kapan Alexa menelurkan album baru? Menurut Satrio, direncanakan album baru Alexa bisa keluar sebelum akhir tahun 2012. "Dengan konsep baru, tapi style yang sama. Seperti biasa, kita ambil tengah-tengah. Enggak menye-menye, tapi juga enggak idealis keras. Kita main apa adanya saja," kata pria yang mengajar Business Development of Music di Universitas Indonesia ini.

Kesibukannya sebagai musisi dan pebisnis otomatis mengharuskan dirinya bisa bekerja dimana saja. "Gue mobile banget. Pekerjaan gue pasti menggunakan laptop, modem dan smartphone. Makanya gue butuh gadget yang koneksi internetnya cepat dan gue sering banget pakai smartphone untuk dijadikan modem."

"Bagi gue sebenarnya yang paling penting sih handphone itu baterainya harus awet. Kalau handphone bagus tapi baterai cepat habis, buat apa? Kalau HP gue mati dan enggak bisa angkat telpon, gue akan kehilangan uang karena gue juga ‘main' di trading dan futures," tutur Satrio yang saat ini menggunakan Optimus L5, smartphone berbasis Android terbaru dari LG dengan kapasitas baterai 1500 mAh.

"Kalau untuk bermusik, karena tulisan gue jelek banget, jadi dari dulu kalau ada ide yang muncul pasti langsung gue rekam pake voice recorder. Gue juga butuh smartphone yang kameranya bagus untuk menangkap momen-momen menginspirasi. Nah, L5 ini selain resolusi layarnya bagus, kameranya juga bisa panoramic view."

"Gue rekomen banget nih L5. Kalau dari skala angka 1 sampai 10, gue kasih nilai 9. Untuk harga kurang dari Rp 2 juta, L5 ini sih oke banget. Murah dan fiturnya lengkap. Layarnya besar, OS sudah Ice Cream Sandwich, ada fitur Quick Memo, plus desainnya itu enggak kaku, enteng dan ramping. L5 ini smartphone yang affordable untuk semua orang," papar pria yang mahir bermain piano, gitar, bas dan saxophone ini.

"Untuk musisi, ide bisa muncul dimana saja. Kalau ada ide atau momen yang menginspirasi, kalian bisa rekam dengan L5 supaya kemudian jadi lagu. Gue yakin kalau niatnya bagus dan tulus, lagu yang asalnya dari hati enggak dibuat-buat, pasti bisa jalan. Enggak ada yang enggak bisa kok. Mau indie, mau label, ada uang atau enggak, kalau sudah rejeki pasti datang darimana saja. Yang penting terus berkarya dan enggak putus asa karena enggak ada orang yang diciptakan untuk enggak berhasil," pungkas Satrio.



for more info klik ke link ini http://www.erafone.com/brand-product/lg/9
(adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads