4 Langkah Sederhana Kurangi Sampah Sisa Makanan di Rumah

Advertorial - wolipop Selasa, 16 Nov 2021 00:00 WIB
adv elec Foto: Shutterstock
Jakarta - Sampah bukan hanya sebatas plastik, lho. Tanpa disadari, sampah juga datang dari dalam rumah, salah satunya sampah sisa makanan.

Mengutip laman resmi Food Print, sekitar 125 hingga 160 miliar pon makanan terbuang sia-sia setiap tahun. Adapun yang memegang kontribusi paling besar terhadap sampah sisa makanan, yaitu rumah tangga. Diperkirakan setengah dari sampah makanan sisa berasal dari rumah.

Jika tidak dikelola dengan baik, maka sama seperti jenis sampah lainnya, sisa makanan juga akan menumpuk dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk itu, yuk mulai mengurangi sampah makanan di rumah dengan cara berikut ini, seperti dikutip dari Medical News Today.

Hindari Belanja Berlebihan

Cara terbaik untuk mengurangi sampah makanan yaitu bijak dalam berbelanja. Hindari membeli secara berlebihan karena mungkin tidak semua bahan makanan akan habis diolah. Artinya akan ada sisa yang terbuang.

Belum lagi jika bahan makanan tersebut mudah rusak, seperti sayur, daging, ikan, dan produk susu. Karena kalau sudah rusak atau membusuk maka tidak bisa digunakan kembali dan ini bisa menyumbang lebih banyak sampah.

Olah Jadi Kaldu

Saat membuat hidangan berbahan dasar ayam atau daging, seringkali tulangnya tidak dimakan. Daripada terbuang begitu saja, lebih baik sisa-sisa tulang dimanfaatkan untuk membuat kaldu. Simpan kaldu tersebut di dalam lemari es karena akan awet sehingga bisa dipakai untuk beberapa hari ke depan. Atau bisa juga simpan di dalam freezer supaya masa simpan lebih lama.

Terapkan Konsep "FIFO"

Dengan mengatur tempat penyimpanan seperti lemari es, maka dapat mempermudah dalam memantau stok bahan makanan yang ada. Kamu bisa mulai menerapkan aturan FIFO atau first in first out. Cara ini banyak digunakan di restoran dan toko-toko karena dinilai efektif mengurangi sampah makanan.

Letakkan barang baru di belakang dan memindahkan barang lama ke depan. Hal ini agar bahan makanan yang sudah lama tersimpan bisa digunakan terlebih dahulu. Jadi bisa dikonsumsi secara maksimal sekaligus mengurangi potensi sampah.

Simpan dengan Baik

Cara terbaik agar bahan makanan awet adalah dengan menyimpannya dalam lemari es. Namun, pastikan suhu lemari es atau kulkas telah sesuai supaya bahan makanan yang disimpan tetap aman.

Simpan sayuran bersih yang sudah dipotong ke dalam wadah sebelum dimasukkan ke lemari es. Sementara untuk daging sebaiknya ditaruh di freezer agar lebih awet.

Untuk mempermudah dalam menyimpan bahan makanan segar, kamu bisa memilih produk kulkas dari Electrolux. Kulkas ini memiliki kompartemen TasteLockAuto yang menjaga lingkungan lembap sehingga kesegaran buah dan sayur terjaga hingga 7 hari. Membran akan secara otomatis melepaskan kelembapan berlebih untuk mengurangi kondensasi dan menghentikan pembusukan awal pada buah dan sayuran

Ada pula fitur 360 cooling-nya juga dapat menjaga suhu kulkas tetap stabil. Dengan begitu bahan makanan jadi segar lebih lama. Sementara fitur TasteGuard-nya efektif membunuh 99,8% bakteri supaya lemari es tetap segar, higienis, dan bebas dari bau tak sedap. (adv/adv)