Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Maksimalkan Potensi Anak Lewat Keterampilan dari Psikolog

Advertorial - wolipop
Selasa, 11 Des 2018 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Acara Seminar One Step Ahead Academy Nutriclub Celebration Day (Foto: Wolipop)
Jakarta - Setiap wanita yang telah menjadi ibu punya tugas penting demi menjadikan anaknya tumbuh cerdas. Salah satu tugasnya adalah menggali potensi anak sejak dini. Faktanya, saat balita potensi anak sudah terlihat dengan berbagai keterampilan yang dikuasai.

Pakar Psikolog dan Parenting, Ajeng Raviando M.Psi, mengungkapkan untuk mengetahui potensi anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Bahkan ibu dari awal harus mengetahui kecenderungan keterampilan yang dimiliki dalam hal melakukan kegiatan tertentu atau tertarik kepada hal-hal tertentu.

"Karena jika sejak dini dapat dioptimalkan jika dari awal sudah tahu bahwa bakatnya di situ, minatnya ada, tentunya bisa membuat anak lebih maksimal memiliki keterampilan tertentu. Kemampuan seperti potensi bidang musik ataupun bidang-bidang lainnya," ujarnya dalam acara Seminar One Step Ahead Academy Nutriclub Celebration Day di The MAJ Senayan, Jumat (23/11/2018).

Tips Maksimalkan Potensi Anak Lewat Keterampilan dari Psikolog

Kegiatan yang bisa mengasah memaksimalkan potensi anak (Foto: Wolipop)

Berikut 6 keterampilan fundamental yang dapat dilihat untuk memaksimalkan potensi anak sejak dini sehingga bisa tumbuh cerdas selangkah lebih maju.

Keterampilan Kognitif

Keterampilan kognitif merupakan memahami suatu hal dan memecahkan masalah. Keterampilan ini dapat dilatih dengan cara memberikan pengalaman baru, bermain, dan sebagainya. Contohnya jika anak masih di usia balita, ajak ke luar rumah. Misalnya liburan ke pantai dan mengajaknya menginjak pasir, bermain, dan merasakan cipratan air laut. Sehingga hal tersebut dapat merangsang kemampuan kognitif pada anak akan berkembang.

Keterampilan Kreatif

Keterampilan kreatif merupakan menciptakan sesuatu sesuai dengan imajinasi. Dapat dilatih dengan cara memberikan anak kesempatan dan kebebasan berkreasi, mengekspresikan ide melalui musik, gerak, lagu, dan lain-lain. Contohnya ketika ibu memberikan suatu gambar, biarkan anak bereksplorasi dengan pilihan warnanya sehingga membantu merangsang imajinasi anak.

Keterampilan Interaktif

Keterampilan interaktif merupakan kemampuan sosial dan emosian anak. Dapat dilatih dengan cara bermain dan belajar menggunakan bahasa tubuh dan kata-kata. Contohnya, ketika ibu menyuruh anak lebih tenang, biasanya menggunakan isyarat jari telunjuk ditempelkan di mulut dengan mengeluarkan suara 'sshh' atau bisa melakukan gerakan tubuh saat bernyanyi bersama.

Keterampilan Motorik Halus

Keterampilan motorik halus merupakan penggunaan otot kecil untuk menggerakkan objek. Dapat dilihat dengan cara penggunaan kemampuan jari tangan, dan dengan koordinasi mata. Contohnya dengan mengikuti garis huruf sehingga membentuk huruf yang sesuai atau mewarnai tanpa melebihi batas garis yang ada.

Keterampilan Verbal

Keterampilan verbal merupakan keterampilan anak dalam berkomunikasi menggunakan bahasa atau secara lisan. Keterampilan ini dapat dilatih dengan cara membacakan cerita/storytelling, mengajak anak berbicara dan mendengarkan ceritanya. Ibu bisa membacakan buku cerita atau dongeng yang berbeda dan beragam kepada anak setiap harinya sehingga akan menambah kosakata. Selain itu, anak akan lebih mudah mengekspresikan dirinya dalam berkomunikasi melalui bahasa atau secara lisan.

Keterampilan Fisik

Keterampilan dan kemampuan fisik merupakan penggunaan otot yang lebih besar seperti tungkai, lengan, dan badan. Latih anak dengan cara mengajaknya berjalan-jalan, naik tangga, dan lain-lain. Ibu dapat mengajak anak bermain di playground yang memiliki beberapa arena halang rintang yang sesuai dengan umur anak. Bahkan juga bisa mengajak anak outbond di luar ruangan.

Tips Maksimalkan Potensi Anak Lewat Keterampilan dari Psikolog

Bermain di playground juga bisa memaksimalkan potensi diri anak (Foto: Wolipop)

Bagaimana cara orang tua dapat mengetahui sejauh mana perkembangan keterampilan anak? Ketahui perkembangan anak dengan melakukan tes 6 keterampilan fundamental anak yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja di One Step Ahead Academy.

Di akhir tes terdapat tips stimulasi yang disesuaikan dengan perkembangan anak yang dapat diaplikasikan di rumah agar anak selangkah lebih maju. Jika sudah mendapatkan hasilnya, psikolog Ajeng menyarankan memfokuskan atau mendalami pada 1-2 keterampilan saja. Jika terlalu banyak, ada kemungkinan anak akan merasa bosan bahkan mengganggu memaksimalkan potensi yang akan dikembangkan.

Apabila timbul kecurigaan anak mengalami keterlambatan perkembangan, orang tua juga dapat melakukan konsultasi kepada dokter ahli sedini mungkin atau berkonsultasi dengan tim tumbuh kembang dari Nutriclub Indonesia.


(adv/adv)

Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork