Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Apa yang Terjadi Pada Kulit Kita Jika Sering Terkena AC?

Advertorial - wolipop
Rabu, 03 Mei 2017 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Indonesia yang merupakan negara tropis memang dikenal dengan negara yang suhunya tinggi dan panas. Belum lagi di beberapa kota besar di Indonesia, udara terasa lebih panas karena polusi udara yang dihasilkan dari asap kendaraan bermotor dan limbah pabrik.

Pendingin ruangan atau AC biasanya dipasang di gedung dan rumah agar orang-orang nyaman beraktivitas. Namun coba hitung berapa jam dalam sehari Andaterkena AC? Faktanya, sebagian besar masyarakat perkotaan hampir 24 jam penuh terkena AC.

Memang dinginnya AC membantu kita mendapatkan kenyamanan dalam beraktivitas. Namun ada hal yang belum banyak diketahui orang bahwa AC juga berbahaya bagi kesehatan kulit. Menurut penelitian, rendahnya kelembapan udara di ruang ber-AC ternyata dapat mengurangi kandungan air pada lapisan terluar kulit kita.

Jika sering terkena AC, kulit akan rentan mengalami dehidrasi kulit, seperti kulit kering, kusam, bersisik, dan bagi orang dengan jenis kulit berminyak dehidrasi kulit bisa memperparah kondisi jerawat. Bahkan jika mengalami dehidrasi kulit dalam waktu lama bisa memicu terjadinya penuaan dini pada kulit seperti timbulnya kerutan halus.

Sebenarnya kulit memiliki pelembap alami yang terdapat di lapisan kulit terluar dan dikenal dengan sebutan NMF atau Natural Moisturizing Factor. Fungsi NMF adalah untuk mengikat air dan mempertahankan hidrasi kulit secara alami.

Namun NMF ini bisa berkurang atau malah menghilang seiring dengan bertambahnya usia dan juga kebiasaan yang sering dilakukan sehari-hari.

Pasalnya merawat kulit tak hanya dari produk skin care saja, tetapi juga dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi.Anda bisa menjaga kesehatan kulit dengan mengonsumsi IONESSENCE Pocari Sweat, minuman elektrolit rendah kalori untuk mencegah dehidrasi kulit yang dapat bantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.

Elektrolit diperlukan dalam proses pembentukan NMF karena 31% NMF terdiri dari elektrolit. Kandungan elektrolit pada IONESSENCE mirip dengan kandungan elektrolit pada NMF sehingga bisa membantu memproduksi NMF pada kulit dan dapat mencegah dehidrasi kulit.

Yuk,puaskan dahaga kulit Anda selama di ruangan ber-AC dengan IONESSENCE. Untuk informasi lebih lengkap, cek di sini. (adv/adv)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork