Contoh Surat Undangan Resmi dan Tidak Resmi untuk Rapat Hingga Pernikahan

Lukita Wardhani - wolipop Kamis, 16 Sep 2021 19:30 WIB
Ornate wedding invitation. Calligraphic vintage elements, dividers and page decorations. Vector illustration. Contoh surat undangan resmi dan tidak resmi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ekaterina Romanova
Jakarta -

Surat undangan menjadi satu hal yang penting bagi kamu yang akan mengadakan pertemuan, rapat, pernikahan ataupun acara lainnya. Namun kerap kali kamu bingung menentukan format surat undangan yang pas untuk dikirim ke semua orang. Berikut contoh surat undangan resmi dan tidak resmi.

Surat undangan bisa ditulis dengan format surat formal maupun informal. Surat tersebut dapat ditulis oleh individu atau organisasi yang ditujukan kepada seseorang atau organisasi. Tujuan dari surat ini adalah untuk mengatur jumlah posisi untuk para tamu sebelum tanggal acara. Surat undangan memungkinkan tuan rumah untuk mencapai target mereka dalam mengelola acara.

Tips menulis surat undangan formal, kamu harus menyertakan alamat, tanggal, dan waktu acara di sisi kiri surat. Pastikan untuk menyebutkan salam di awal dan tanda tangan kamu di akhir surat.

Kamu juga perlu memastikan untuk menulis surat yang benar secara tata bahasa dan ringkas. Bahasa ini menunjukkan apakah itu surat undangan resmi atau tidak resmi. Sebagai pembuat acara kamu harus mengungkapkan sambutan hangat kepada para tamu undangan.

Berikut contoh surat undangan resmi dan tidak resmi:

1. Contoh Surat Undangan Resmi

Format Surat Undangan

Dari,

(Nama instansi/organisasi)

(Alamat)

Tanggal:

Kepada

(instansi yang dituju)

(Alamat)

Dengan hormat, bapak/ibu

Setelah salam hormat kemudian dituliskan tujuan mengundang untuk acara apa, sebagai apa dan harapan yang ingin dicapai apabila mengundang orang tersebut. Sertakan juga tanggal dan waktu acara secara detail.

Salam,

Tanda tangan

Selain itu kamu juga harus memperhatikan cara menulis perkenalan di awal surat undangan. Dimulai dengan menyebutkan nama dan posisi atau peran kamu, jika relevan. Tunjukkan apa yang ingin kamu capai dengan mengirimkan surat kepada penerima.

Sertakan informasi penting lainnya tentang diri kamu atau tujuan surat kamu. Tutup dengan mengucapkan terima kasih kepada orang tersebut, dan akhiri dengan nada positif.

2. Contoh Surat Undangan Resmi Via Email atau Pesan Teks

Di era digitalisasi seperti saat ini, sangat memungkinkan kamu untuk mengirimkan undangan dalam bentuk digital atau format yang lebih singkat. Sehingga maksud dan tujuannya bisa terkirim lebih cepat dan pasti. Berikut salah satu contohnya:

Yth/ Hai (nama yang dituju)

Perkenalan diri secara singkat kemudian beri tahu tujuan kamu mengirim surat untuk acara apa dan seperti apa acaranya. Kemudian beri keterangan waktu seperti:

Tempat:

Tanggal:

Pukul:

Di kalimat penutup tidak lupa kamu ucapkan harapan dan rasa terima kasih kepada undangan atas perhatiannya.

Salam,

(nama pengirim undangan)

3. Contoh Surat Undangan Pernikahan Tidak Resmi via WhatsApp

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Kepada teman-teman sekalian melalui pesan singkat saya ini, saya ingin memberitahukan bahwa kami berdua akan melaksanakan akad nikah sekaligus pesta pernikahan yang berlangsung pada:

Hari/Tanggal : Senin, 17 Juni 2019

Jam : 09.00 - selesai

Ditempat : Lantai Dasar Masjid Al Ikhlas, Jakarta Selatan

Kami berdua sangat berharap teman-teman sekalian dapat datang ke acara akad nikah dan pesta pernikahan kami.Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.

Nah itu tadi beberapa contoh surat undangan yang bisa kamu buat untuk acara kamu.



Simak Video "Penampilan Kanye West Pakai Masker Tutupi Wajah Bikin Heboh"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)