Liputan Khusus Saat Anak Terinfeksi Corona

Kisah Dilema Ibu Negatif COVID-19, Rawat Anak yang Positif Corona

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 28 Jun 2021 15:30 WIB
Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif. Foto: Dok. pribadi Anggun Wahyuni.
Jakarta -

Hati ibu mana yang tidak retak saat melihat sang buah hati terjangkit virus Corona. Meski dinyatakan negatif, ibu ini berjuang mendampingi anaknya sampai sembuh.

Ialah Anggun Wahyuni yang mengalami kisah tersebut. Pada 16 Juni 2021, ia, suami dan anaknya Aura Almeera (Maroon) Nashwa mengalami gejala virus Corona.

"Kami bertiga ada gejala. Ayah demam tinggi, buna flu dan maroon demam naik turun. Pada saat itu saya berikan paracetamol untuk menurunkan demam," kata Anggun, kepada Wolipop, Jumat (25/6/2021).

Gejala semakin berlanjut, suaminya memutuskan untuk melakukan tes swab pada 18 Juni 2021. Mereka pun langsung menjaga jarak ketika di rumah dan memakai masker 24 jam walaupun hasil swab suaminya belum muncul.

"Lalu 19 Juni 2021 Maroon saya bawa ke dokter karena demam tak kunjung reda dan ada diare dengan feses yang cair dan berwarna hijau," tuturnya.

Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif.Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif. Foto: Dok. pribadi Anggun Wahyuni.

Suaminya dinyatakan positif pada 21 Juni 2021 dan langsung isolasi di rumah. Alasannya selain karena ketersediaan kamar di rumah sakit sudah penuh, suaminya dalam kondisi tanpa gejala berat, hanya demam dan batuk ringan.

"Karena isoman di rumah, saya paling menggalakkan prokes 5M. Di rumah juga ada lansia (ibu) dan anak bayi (Maroon) yang sangat rentan dengan virus," ucapnya was-was.

Pada saat sang suami dinyatakan positif COVID-19, anak Anggun kondisi anaknya membaik dan tidak demam. Namun sang anak masih mengalami diare, nafsu makannya pun mulai menurun dan tidak lahap seperti biasanya. Padahal kata Anggun anaknya termasuk suka ngemil dan jarang melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM).

Hasil PCR Anak Positif Corona

Pada 23 Juni 2021, Anggun dan seluruh anggota keluarganya memutuskan kembali menjalani tes swab. Hati Anggun pun kembali berdebar menunggu hasil.

"Ketika 24 Jun 2021 hasil diterima, saya dinyatakan negatif dan anak saya positif. Saya nangis di tempat umum dan langsung mual karena stres dan tidak tahu harus bagaimana," ungkapnya pasrah.

Akan tetapi ia tak mau berlarut dalam kesedihan. Dia sadar anaknya yang masih berusia 13 bulan membutuhkannya.

Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif.Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif. Foto: Dok. pribadi Anggun Wahyuni.

Ia langsung tancap gas ke Dokter Spesialis Anak (DSA) agar bisa mendapatkan informasi tentang penanganan untuk bayi yang terpapar COVID-19.

"Maroon memerlukan saya, saya harus kuat, saya harus dampingi keluarga saya biar sembuh melawan covid ini. Akhirnya saya coba konsultasi. Sesuai saran dokter saya tetap bisa merawat, menjaga Maroon dan saya masih bisa menyusuinya, sambil tetap melaksanakan prokes," tambahnya.

Wanita yang tinggal di Jakarta itu mengaku selama merawat bayinya yang positif COVID-19, dia tidak bisa menjaga jarak dengan sang anak. Untuk melindungi diri, Anggun menggunakan masker dua lapis, masker medis di dalam dan masker kain di lapisan luar.

"Saya sering mencuci tangan. Dan semprot disenfektan di area anak saya tempati. Selain 5M, sesuai saran DSA, saya memberikan vitamin, zinc dan vitamin D3. Dan yang paling penting terus berikan asi dan berjemur," imbuhnya.

Walaupun hasil tes swab Anggun negatif, dia tetap menjaga kesehatan, tidur yang cukup, minum vitamin, makan yang banyak, dan tidak stres agar imunnya tidak turun.Ia pun mengungkapkan kesulitan bagaimana merawat anaknya yang positif COVID-19 di saat sang buah hati belum bisa bicara.

"Saya tidak tahu apa keluhan yang anak saya rasakan, susah diajak minum obat pasti nangis dan susah untuk Maroon selalu pakai masker. Tidak betah lama-lama dan yang paling berat adalah saya tidak bisa mencium dan memeluk anaknya yang ada di depan mata. Dan itu sangat berat," tuturnya panjang lebar.

Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif.Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif. Foto: Dok. pribadi Anggun Wahyuni.

Wanita yang bekerja sebagai karyawan swasta itu masih satu tempat tidur dengan anaknya yang positif COVID-19. Pasalnya sang anak masih menyusu padanya.

"Sekarang kalau Maroon sudah tidur saya jaga jarak. Jadi saya mendekat kalau dia butuh asi pas malam terbangun aja. Saya juga tidur pake masker ya. Jadi 24 jam pake masker kecuali makan dan mandi," jelasnya.

Ia berharap semoga diberikan kekuatan dan kesehatan dari Allah SWT agar bisa mengurus anak dan suaminya yang terpapar. Bagi sesama ibu yang mengalami hal serupa dengannya, Anggun memberikan pesan yang saling menguatkan.

"Kita ini manusia kuat, kita adalah pondasi keluarga, sedih boleh, rapuh jangan, buah hati membutuhkan kita, terus berdoa, dan tetap jaga kesehatan diri sendiri. Demi keluarga tercinta, semua akan berlalu, senyum sikecil akan kembali, dan tetap semangat. Tuhan bersama Kita," tutupnya dengan ramah.

Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif.Kisah Anggun Wahyuni yang negatif Corona, merawat anaknya yang positif. Foto: Dok. pribadi Anggun Wahyuni.
(gaf/eny)